Jakarta

Fakta Baru! Sebelum Memotong Leher Mantan Istri Sirinya, Fauzan Sempat Berhubungan Badan, Ini Perkataan Korban yang Membuat Pelaku Emosi

Sastra Yudha | 4 November 2024, 21:48 WIB
Fakta Baru! Sebelum Memotong Leher Mantan Istri Sirinya, Fauzan Sempat Berhubungan Badan, Ini Perkataan Korban yang Membuat Pelaku Emosi

AKURAT JAKARTA - Fakta baru terungkap dari kasus mutilasi wanita yang mayatnya ditemukan tanpa kepala di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, beberapa Waktu lalu.

Fauzan Fahmi (42), pelaku utama kasus ini, mengaku sempat berhubungan badan dengan korban Sinta alias SH (40), mantan istri sirinya tersebut

Pengakuan Fauzan tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, kepada media pada Senin (4/11/2024).

Kombes Wira mengungkapkan, pelaku sempat mengajak korban bertemu di hotel kawasan Muara Karang, pada Minggu 27 Oktober 2024.

Baca Juga: Netizen Soroti Aksi Reuni 411 Berlangsung Sepi, Rizieq Shihab Rupanya Absen Dari Demo

"Pada saat bertemu, tersangka dan korban melakukan hubungan badan sebanyak sekali. Setelah itu tersangka kembali ke rumah," katanya.

Sebelum bertemu di hotel, korban SH sempat meminta Fauzan membawakan ikan tuna. Namun, pelaku tidak membawanya.

Keesokan harinya, pelaku menjemput korban dan mengajaknya datang ke rumah kontrakan. Namun Ketika sampai di depan rumah pelaku, korban SH menolak masuk.

"Korban tidak mau masuk dan mengatakan 'saya tidak mau, takut ada si perek'. Yang dimaksud si perek oleh korban adalah istri tersangka," lanjut Kombes Wira.

Kemudian dijawab oleh tersangka Fauzan: 'istri saya tidak ada dan sedang dagang. Di rumah tidak ada orang'.

"Lalu tiba-tiba korban menjawab dengan kalimat: Ah, kamu juga anak perek," bebernya.

Saat itulah pelaku emosi, lalu menghabisi korban dengan pisau yang biasa digunakan tersangka untuk jagal sapi atau kambing.

Jasad korban kemudian dimutilasi menjadi dua bagian, dengan cara memotong pada bagian leher.

Baca Juga: Pengangguran di Jakarta Terbesar Keempat Nasional, Waka DPRD DKI Basri Baco Harap Program Padat Karya dan Job Fair Lebih Ditingkatkan

Usai menghabisi korban, Fauzan kemudian menghubungi rekannya inisial J untuk membantu membuang jasad korban.

"Tersangka menghubungi temannya atas nama inisial J, dan mengatakan untuk membantu tersangka mengangkat bungkusan isi ikan tuna," katanya.

Pelaku dengan dibantu rekannya kemudian memindahkan jasad korban yang sudah dibungkus karung plastik ke dalam mobil bak terbuka, menggunakan keranjang ikan.

Kepada J, tersangka mengaku akan pergi ke Bandara Soekarno Hatta untuk mengantar ikan tuna menggunakan ekspedisi bandara.

Namun sampai di Bandara, tersangka berpura-pura kepada J bahwa orang yang memesan ikan tuna tersebut tidak bisa dihubungi.

Tersangka pun mengaku akan membuang bungkusan yang dia sebut ikan tuna itu ke laut.

"Selanjutnya, tersangka dan J pergi menuju Muara Baru. Ketika tersangka dan J sampai Jalan Pelabuhan Muara Baru, tersangka langsung mengarahkan mobilnya ke tempat yang sepi, tepatnya di belakang POM Bensin Pelabuhan," katanya.

Baca Juga: Kampanye Riang Gembira Dukung Maesyal-Intan, NasDem Tangerang Gelar Lomba Mancing Bareng Ratusan Warga Curug

"Selanjutnya, tersangka turun dibantu dengan J menurunkan bungkusan jasad korban dan membuangnya ke pinggir laut Pelabuhan Muara Baru," tutupnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.