Jakarta

Anggota TNI AL Terduga Penembak Bos Rental Mobil di Rest Area Tol Tangerang Ditangkap, Pelaku Diperkirakan Berjumlah 4 Orang

Sastra Yudha | 3 Januari 2025, 19:31 WIB
Anggota TNI AL Terduga Penembak Bos Rental Mobil di Rest Area Tol Tangerang Ditangkap, Pelaku Diperkirakan Berjumlah 4 Orang

AKURAT JAKARTA - Seorang oknum anggota TNI AL yang diduga sebagai pelaku penembakan bos rental di rest area tol Tangerang-Merak telah berhasil ditangkap, Jumat (3/1/2025).

Saat ini, terduga pelaku tersebut masih diperiksa intensif di Pusat Polisi Militer AL (Puspomal).

"Pelaku sudah diamankan di Puspomal," kata Danpuspom TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (3/1/2025).

Baca Juga: SIAP-SIAP! Arab Saudi Berencana Batasi Usia Jamaah Haji Tahun 2025 Maksimal Segini, Kementerian Agama RI Masih Tunggu Surat Resmi

Namun demikian, Mayjen Yusri belum menjelaskan soal identitas oknum anggota TNI AL tersebut dan apa motif yang penembakan yang menyebabkan satu orang tewas dan satu lagi dalam kondisi kritis tersebut.

Hal sama juga disampaikan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto. "Betul, sudah diamankan," kata Jenderal Agus dihubungi terpisah, Jumat (3/1/2025).

Panglima TNI menegaskan, akan menindak tegas oknum prajurit TNI AL tersebut, jika terbukti terlibat kasus penembakan bos rental inisial IAS.

"Akan segera diproses lebih lanjut, dan apabila terbukti bersalah akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Baca Juga: Dihujat Karena Selamat Dari Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Dua Awak Kabin Dipaksa Bunuh Diri oleh Knetz Sebagai Bentuk Kompensasi

Penyewa Mobil Sudah Diamankan

Selain oknum anggota TNI AL, seorang terduka pelaku berinisial AS juga sudah ditangkap polisi. AS merupakan orang yang menyewa mobil BRIO milik korban.

"Polres Pandeglang telah mengamankan pelaku inisial AS, yang menjadi terduga sebagai penyewa mobil rental," kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang Iptu Alfian Yusuf di Mapolres Pandeglang, Jumat (3/12/2024).

Iptu Alfian mengatakan, AS ditangkap di kontrakan saudaranya di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. "Jadi AS ini atas nama perental mobil tersebut," terangnya.

Saat ini, AS telah diserahkan ke Polresta Tangerang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. "Kami menyerahkan saudara AS ini kepada pihak Polresta Tangerang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," katanya.

Siapa AS? Rizky agam, anak bos rental yang jadi korban menyebut, pria yang menyewa mobil BRIO miliknya Bernama Ajat Sudrajat.

Namun informasi yang beredar, AS merupakan inisial dari pria bernama Agus Supriatna.

Baca Juga: Anak Korban Penembakan di Tangerang Bantah Tak Bawa Dokumen Asli Kepemilikan Mobil Saat Melapor ke Polisi: Kami Dikira Pihak Leasing

Kronologi Peristiwa

Sebelumnya, Rizky Agam menceritakan bahwa peristiwa ini berawal dari sewa-menyewa mobil. Korban IAR (48) merupakan pemilik rental mobil.

Pada tanggal 31 Desember 2024 lalu, mobil BRIO miliknya disewa oleh seorang pria bernama Ajat Sudrajat. Estimasi sewa selama 3 hari.

Namun pada tanggal 1 Januari 2025, sekitar pukul 23.00 WIB, GPS yang ada di dalam mobil BRIO tersebut tiba-tiba dicabut, sehingga korban tidak bisa memantau pergerakan mobilnya.

Posisi terakhir mobil BRIO tersebut berada di daerah Pandeglang, Banten. Curiga mobilnya dicuri, korban bersama tujuh orang berangkat ke Pandeglang untuk mencari mobilnya.

"Kami berangkat tujuh orang dari Rajeg (Kabupaten Tangerang) menuju Pandeglang. Sesampainya di sana, kami berpapasan dengan mobil kami yang disewa itu di daerah Saketi (Pandeglang)," ungkap Agam.

Rombongan korban lalu menghentikan mobil BRIO tersebut. Namun ternyata, mobil BRIO yang disewa Ajat Sudrajat sudah berpindah tangan.

Seorang pria membawa senjata api turun dari mobil rental miliknya tersebut. Pria tersebut mengaku sebagai anggota TNI dan mengancam korban.

"Iya saya dengar, dia bilang: 'saya anggota TNI AU'. Itu waktu di Saketi pas tanggal 1 Januari," ungkapnya.

Baca Juga: Selama 2 Hari Ini Pemprov DKI Gelar Pasar Murah di 8 Lokasi, Berikut Daftar Lokasi dan Rincian Harganya

Karena takut, rombongan korban kemudian minggir dan membiarkan mobil dibawa pelaku.

"Kita sebagai warga sipil gak berani ambil tindakan, akhirnya kita beri ruang untuk dia lari, jadi dia kabur," katanya.

Korban bersama rombongan kemudian meminta bantuan ke Polsek Cinangka, Polres Cilegon. "Kami sempat minta pendampingan polisi di Polsek Cinangka," kata Rizky Agam.

Namun, permintaan bantuan tersebut ditolak Polsek Cinangka. "Bahkan, anggota Polsek Cinangka sempat menghubungi Kapolsek Cinangka, tapi tetap ditolak dan keberatan untuk memberikan pengamanan kepada kami," ucapnya.

Akhirnya, korban kembali membuntuti mobil rental miliknya yang dibawa pelaku. Korban juga menghubungi tim Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) dan meminta bantuan untuk mengamankan mobil rental tersebut.

"Tetap kami ikuti, tapi berjarak dengan mobil Brio yang dibawa pelaku," ungkapnya lagi.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara korban dengan pelaku, mulai dari daerah Saketi Anyer hingga lokasi penembakan di rest area Tol Tangerang.

Namun, ternyata pria yang berada di mobil BRIO rental tersebut dikawal oleh satu mobil hitam.

Baca Juga: Konser Gratis 4 Hari Berturut-turut di Summarecon Mall Bandung, Menampilkan Rossa, Raisa, Bernadya dan Gigi Band, Berikut Jadwal Tampilnya

Sesampainya di Rest Area Tangerang-Merak, tim ARMI dan korban beserta anaknya berusaha mengambil mobil rental tersebut.

Namun, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan sebanyak lima kali. "Ternyata dari mobil yang ngawal mobil Brio itu nembak dan kena ke ayah saya. Satu korban lagi dari anggota ARMI," ucapnya.

Mendengar suara tembakan, Rizky Agam dan tim yang berusaha mengamankan mobil rental tersebut langsung menghindarkan diri.

Para pelaku juga langsung melarikan diri. Mobil BRIO juga sempat dibawa pelaku, sebelum akhirnya ditinggal di Balaraja.

"Mobilnya (BRIO) tetap dibawa pas abis nembak itu. Tapi ditinggal di wilayah Balaraja Timur," katanya.

Polisi mengidentifikasi pelaku berjumlah 4 orang. Dalam kasus ini, bos rental inisial IAR (48) meninggal dunia karena ditembak di dada dan lengan.

Baca Juga: Mulai Tahun 2025 Ini, Medical Check-Up Gratis di Hari Ulang Tahun untuk Semua Kalangan, dari Balita hingga Lansia, Begini Syarat dan Ketentuannya

Sedangkan RAB (59), yang merupakan anggota ARMI, selamat meski mengalami luka tembak di bagian bahu.

Saat ini korban dalam kondisi kritis dan masih dirawat intensif di RSUD Balaraja. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.