Jakarta

Diserang Lima Anjing Liar Saat Bermain, Bocah 13 Tahun di Lombok Tengah Alami Luka Parah

Saeful Anwar | 28 Mei 2025, 10:19 WIB
Diserang Lima Anjing Liar Saat Bermain, Bocah 13 Tahun di Lombok Tengah Alami Luka Parah

AKURAT JAKARTA - Insiden mengerikan menimpa seorang anak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Saat bermain di area persawahan, seorang bocah berusia 13 tahun diserang oleh lima anjing liar hingga mengalami luka cukup parah. 

Kasus ini mengundang perhatian masyarakat dan pihak berwenang karena lokasi kejadiannya berada tak jauh dari pemukiman warga.

Baca Juga: Siap-siap War Tiket! Berikut Jadwal Penjualan Tiket Konser BLACKPINK di Jakarta 1-2 November 2025 dan Segini Estimasi Harganya

Seorang anak bernama Lalu Iza (13), warga Desa Batutulis, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, menjadi korban gigitan lima anjing liar saat sedang bermain bersama teman-temannya di sawah, Selasa (27/05) pukul 15.30 WITA. 

Peristiwa tragis ini terjadi ketika ia dan teman-temannya diduga mengganggu beberapa anjing liar yang berada di sekitar lokasi, yang kemudian memicu serangan brutal terhadap Lalu Iza.

"Korban digigit lima anjing liar," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Tengah, Suardi, di Lombok Tengah, dikutip dari Antara pada Rabu (28/05).

Baca Juga: Malik Risaldi Dipanggil ASEAN All Star untuk Hadapi Manchester United: Peluang Emas dari Bukit Jalil

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup parah di berbagai bagian tubuhnya. 

"Terdapat beberapa luka robek di perut korban sebelah kanan, luka robek besar dan dalam 12 cm, luka cakar di kepala, tangan, dan dada," katanya.

Dinkes Kabupaten Lombok Tengah menyatakan telah menangani korban dengan sigap. 

"Korban mengalami luka cakar di bagian tubuh dan telah ditangani oleh petugas medis," kata Suardi.  

Tim medis melakukan sejumlah tindakan, seperti membersihkan luka, memberikan perawatan intensif, dan akhirnya merujuk korban ke RSUD Praya untuk penanganan lanjutan.

Baca Juga: Idul Adha 2025, Pemkab Tangerang Bersama DMI Bagikan 30 Ekor Sapi Qurban untuk 29 Kecamatan, Bupati Maesyal: Memperkuat Empati dan Solidaritas Sosial

"Korban telah dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Praya dan kondisi korban cukup baik," ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa anjing-anjing yang menyerang korban tidak terindikasi rabies. 

"Kami akan koordinasi dengan dinas terkait juga," katanya.

Kapolsek Jonggat, Iptu Agus Priyatno, juga telah mengonfirmasi peristiwa ini. “Benar ada anak yang digigit anjing,” katanya.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai kehadiran hewan liar di lingkungan sekitar, terutama di daerah dekat pemukiman dan area bermain anak.

Dinas terkait diharapkan segera mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang, serta memastikan tidak ada ancaman rabies dari hewan liar di wilayah tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.