Diserang Lima Anjing Liar Saat Bermain, Bocah 13 Tahun di Lombok Tengah Alami Luka Parah

AKURAT JAKARTA - Insiden mengerikan menimpa seorang anak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Saat bermain di area persawahan, seorang bocah berusia 13 tahun diserang oleh lima anjing liar hingga mengalami luka cukup parah.
Kasus ini mengundang perhatian masyarakat dan pihak berwenang karena lokasi kejadiannya berada tak jauh dari pemukiman warga.
Seorang anak bernama Lalu Iza (13), warga Desa Batutulis, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, menjadi korban gigitan lima anjing liar saat sedang bermain bersama teman-temannya di sawah, Selasa (27/05) pukul 15.30 WITA.
Peristiwa tragis ini terjadi ketika ia dan teman-temannya diduga mengganggu beberapa anjing liar yang berada di sekitar lokasi, yang kemudian memicu serangan brutal terhadap Lalu Iza.
"Korban digigit lima anjing liar," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Tengah, Suardi, di Lombok Tengah, dikutip dari Antara pada Rabu (28/05).
Baca Juga: Malik Risaldi Dipanggil ASEAN All Star untuk Hadapi Manchester United: Peluang Emas dari Bukit Jalil
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup parah di berbagai bagian tubuhnya.
"Terdapat beberapa luka robek di perut korban sebelah kanan, luka robek besar dan dalam 12 cm, luka cakar di kepala, tangan, dan dada," katanya.
Dinkes Kabupaten Lombok Tengah menyatakan telah menangani korban dengan sigap.
"Korban mengalami luka cakar di bagian tubuh dan telah ditangani oleh petugas medis," kata Suardi.
Tim medis melakukan sejumlah tindakan, seperti membersihkan luka, memberikan perawatan intensif, dan akhirnya merujuk korban ke RSUD Praya untuk penanganan lanjutan.
"Korban telah dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Praya dan kondisi korban cukup baik," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa anjing-anjing yang menyerang korban tidak terindikasi rabies.
"Kami akan koordinasi dengan dinas terkait juga," katanya.
Kapolsek Jonggat, Iptu Agus Priyatno, juga telah mengonfirmasi peristiwa ini. “Benar ada anak yang digigit anjing,” katanya.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai kehadiran hewan liar di lingkungan sekitar, terutama di daerah dekat pemukiman dan area bermain anak.
Dinas terkait diharapkan segera mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang, serta memastikan tidak ada ancaman rabies dari hewan liar di wilayah tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 8Prediksi Skor Paderborn vs Stuttgart di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Home Deluxe Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



