Jakarta

Mayat Pria di Tol Jagorawi Diduga Sopir Taksi Online Asal Depok, Hilang Usai Terima Orderan

Ainun Kusumaningrum | 12 November 2025, 11:53 WIB
Mayat Pria di Tol Jagorawi Diduga Sopir Taksi Online Asal Depok, Hilang Usai Terima Orderan

AKURAT JAKARTA -- Geger, penemuan mayat pria terikat di pinggir Kilometer (KM) 30 ruas Tol Jagorawi, Jawa Barat, pada Senin (10/11/2025) petang.

Korban diidentifikasi sebagai Ujang Adiwijaya, seorang sopir taksi online yang tercatat sebagai warga Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh warga bernama Dudi Darmawan, di semak-semak KM 30 jalur dari arah Jakarta menuju Bogor.

Baca Juga: Tak Hanya Nasi, Ini Deretan Makanan Pokok Lokal yang Tak Kalah Bergizi

Korban Ditemukan Terikat dan Luka-Luka
Saat ditemukan, korban memiliki ciri-ciri tangan dan kaki dalam kondisi terikat menggunakan lakban.

Saksi mata, Dudi Darmawan, menyebutkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, menguatkan dugaan tindak pidana.

"Posisi mayatnya itu tiduran seperti biasa, cuma memang tangannya terikat lakban, kakinya terikat. Ada luka-luka tapi sedikit. Di bagian perut sebelah kanan seperti luka tusuk. Sama di tangannya banyak goresan," terang Dudi.

Baca Juga: Prediksi Cuaca Hari Ini: 12 Kota Besar di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Kronologi Hilang Kontak di Depok
Menurut keterangan Anisa, teman dari kakak korban, Ujang Adiwijaya dilaporkan hilang kontak sejak Minggu (9/11/2025) malam.

Sebelum menghilang, korban sempat menerima orderan (pesanan penumpang) di kawasan Beji, Depok, Jawa Barat.

"Cuma diceritain ambil orderan dari Beji Depok bang terakhir Minggu hilang kontak katanya," kata Anisa, Selasa (11/11/2025).

Selain korban, mobil yang dikemudikan Ujang juga dilaporkan raib, yang mengindikasikan adanya dugaan perampokan (curas) yang berujung pada pembunuhan.

Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa, membenarkan temuan mayat tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus dugaan pembunuhan ini.

Jasad korban saat ini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

"Nanti hasilnya nunggu hasil pemeriksaan dari Kramat Jati, mungkin nanti bisa langsung diketahui penyebabnya," pungkas Kompol Eddy Santosa. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.