Jakarta

Keluarga Tak Terima, Pganiayaan Remaja di Lenteng Agung Berlanjut ke Jalur Hukum

Fadhil Dhuha Rizqullah | 21 Agustus 2023, 13:28 WIB
Keluarga Tak Terima, Pganiayaan Remaja di Lenteng Agung Berlanjut ke Jalur Hukum

AKURAT.CO - Kasus video viral penganiayaan yang dilakukan dua orang remaja di Lenteng Agung, Jakarta Selatan berlanjut ke proses hukum.

Diketahui, sebelumnya kedua belah sempat melakukan mediasi. Namun, pihak keluarga korban tidak terima saat melihat rekaman penganiayaan.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra membenarkan, pihak korban melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca Juga: Dewan Lebih Setuju ASN DKI Beralih ke Transportasi Publik Dibanding Kendaraan Listrik

“Membuat laporan di Polres,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (21/8/2023).

Multazam menyampaikan bahwa kasus ataupun laporan polisi (LP) dari pihak korban kini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

“LP ditangani Polres,” ucapnya.

Baca Juga: Tekan Polusi Udara, DLH Jakarta Larang Pegawai Bawa Kendaaran Berbahan Bakar Minyak Tiap Rabu

Sebelumnya, Viral sebuah video penganiayaan yang dilakukan remaja terhadap satu remaja lain.

Dalam video tersebut dinarasikan satu orang remaja mengalami penganiayaan oleh dua remaja di sebuah gang di RW 03 Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam mengatakan, pihaknya bersama RT dan RW setempat sedang melakulan penyelidikan tempat kejadian perkara yang diduga tempat terjadinya peristiwa itu.

Baca Juga: Hadiri Silaturahmi dan Pengukuhan Jaringan Pemenangan Golkar di Tanjung Duren, Bang Zaki: Ini Langkah Taktis

"Ada dua orang yang berselisih paham dan terjadi dugaan penganiayaan sudah kami datangi, anggota sudah melakukan penyelidikan, RT RW dan kelurahan pun sudah bergerak," katanya, Minggu (20/8/2023).

"Jadi saya sudah bersama bapak ketua RW ini luar biasa, ketua RW sudah bergerak untuk melindungi wargannya dan menjamin keselamatan setiap warganya," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.