Jasad Yang Dibuang Di Pasar Minggu Diduga Supir Taksi Online

AKURAT.CO - Polisi mengungkap kasus penemuan seorang pria tewas bersimbah darah di jalan sekitar Kompleks Kantor Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang disertai dengan aksi pencurian dengan kekerasan.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, AKP Sofyan Suri, kasus ini adalah sebuah pembunuhan yang terjadi dalam konteks pencurian.
“Pembunuhan, pembunuhan itu. Nyuri, ngambil mobil, mobilnya diambil. Orangnya dibunuh,” katanya saat dihubungi, Jumat (15/9/2023).
Baca Juga: Pemeran Film Porno Lokal Mangkir dari Panggilan, Polisi Agendakan Pemanggilan Ulang
Korban dalam kasus ini adalah seorang sopir taksi online yang mobil Avanzanya dicuri. Kejadian ini terjadi pada hari Selasa, 15 Agustus 2023, sekitar pukul 02.55 WIB dan sempat dipergoki oleh warga sekitar.
“Iya (korban sopir taksi online)," ucapnya.
Polisi telah berhasil menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini. Namun, Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai penangkapan tersebut.
Baca Juga: Simak 5 Pekerjaan Ini Cocok untuk Gen Z
Sebelumnya, Jasad pria MSD (43) ditemukan sebelah gedung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (15/8/2023) pagi dini hari. Jasad ditemukan dengan keadaan bersimbah darah beberapa luka di bagian tubuhnya.
Seorang saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya, berinisial H menceritakan bagaimana awalnya melihat jasad tersebut dibuang oleh seseorang menggunakan mobil dan badannya dipenuhi luka.
"Si korban diturunin di situ tuh, diseret, dia kan setirnya sebelah kanan, makanya itu ada bekas hitam-hitam itu sudah saya siram," katanya saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: NOVEL BAG.101 : Berobat ke Guru dan Dokter Spesialis Paru-paru
Saat itu saksi merasa curiga dengan keberadaan mobil yang berhenti didepan rumahnya dan mendengar seperti suara teriakan seseorang. Merasa curiga dirinya menyalakan lampu teras rumahnya.
"Teriak-teriak, woah woah, gubrak gubrak gubrak, saya nyalain lampu, rupanya dia (pelaku) kaget kan, kabur. Putar balik di depan, eh berhenti lagi dia di situ," jelasnya.
Kemudian setelah kabur, pelaku kembali kelokasi tempat berhenti untuk mengambil handphone dari korban.
Namun, saksi tidak mengira jika sebelumnya yang dibuang pelaku itu merupakan jasad korban dengan beberapa luka senjata tajam.
Merasa penasaran, saksi memberanikan diri keluar rumah untuk memastikanya. Sebab, awalnya Awalnya saksi mengira pelaku membuang sampah yang mana tempat itu memang sering orang buang sampah.
"Setelah itu saya beranikan diri keluar, walaupun saat itu pikiran saya, ah paling orang buang sampah. Nggak ada pikiran kejahatan. Setelah itu begitu saya dekat, bersuara itu (korban), 'eee'. Wah kaget saya," jelasnya.
Setelah mengatahui itu, saksi segera memanggil sekuriti, RT, RW yang tak lama kemudian datang dialnjut pihak polisi datang berdasarkan laporan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









