Abdi Negara Tagih Janji Menkeu Purbaya: Kapan THR 2026 Cair? Katanya Awal Pekan Kedua Ramadhan

AKURAT JAKARTA – Hingga memasuki penghujung pekan kedua bulan suci Ramadhan, kepastian mengenai pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga pensiunan masih menjadi tanda tanya besar.
Masyarakat, khususnya para aparatur sipil negara (ASN), pun mulai menagih janji Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, terkait jadwal penyaluran tunjangan tahunan tersebut.
Sebelumnya, Menkeu Purbaya sempat memberikan angin segar dalam acara Indonesian Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026) lalu.
Baca Juga: Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Berpeluang Gantikan
Purbaya menyatakan harapannya agar THR sudah bisa dinikmati para pegawai di awal masa puasa Ramadhan. "Di awal-awal puasa kita harapkan (THR) sudah bisa kita salurkan," ujar Purbaya.
Pernyataan tersebut kembali dipertegas pada Rabu (18/2/2026), di mana ia menyebutkan bahwa proses pencairan diharapkan mulai berjalan pada awal pekan kedua Ramadhan.
Namun, pantauan hingga Senin (2/3/2026) menunjukkan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) atau aturan turunan yang menjadi payung hukum penyaluran THR belum juga dirilis oleh pemerintah.
Purbaya juga sudah mengungkapkan, tahun ini pemerintah telah menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp 55 triliun untuk memenuhi kewajiban THR bagi PNS, TNI, Polri, dan pensiunan.
Adapun skema komponen THR yang dinanti merujuk pada kebijakan sebelumnya meliputi:
ASN Pusat, TNI, Polri, & Hakim: Gaji pokok, tunjangan melekat, dan Tunjangan Kinerja (Tukin) sebesar 100 persen.
ASN Daerah: Komponen serupa dengan penyesuaian kemampuan fiskal daerah masing-masing.
Pensiunan: Sebesar uang pensiun bulanan.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 lalu, pemerintah menyalurkan THR kepada sekitar 9,4 juta penerima.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.
Saat itu, Presiden menegaskan bahwa pemberian THR dan gaji ke-13 merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi seluruh aparatur negara, termasuk PPPK dan hakim di seluruh Indonesia.
Belum terbitnya aturan resmi hingga awal Maret ini membuat banyak pihak khawatir akan terjadi keterlambatan distribusi di daerah-daerah yang memiliki proses administrasi lebih panjang.
Masyarakat berharap pemerintah segera merilis Perpres agar dana THR dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal resmi, Anda dapat memantau laman Kementerian Keuangan RI. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


