Jakarta

Waduh! Tiga Caleg Artis Ini Diadukan ke KPU Karena Ikut Promosikan Judi Online, Begini Tanggapan Bawaslu

Sastra Yudha | 29 September 2023, 22:51 WIB
Waduh! Tiga Caleg Artis Ini Diadukan ke KPU Karena Ikut Promosikan Judi Online, Begini Tanggapan Bawaslu

AKURAT JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengadukan tiga calon legislatif (Caleg) DPR RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Mereka diduga terlibat dalam mempromosikan judi online.

Ketiga Caleg artis yang diadukan adalah Denny Wahyudi alias Denny Cagur yang diusung oleh PDIP di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II.

Lalu, Gilang Dirga yang dicalonkan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Dapil DKI Jakarta I, dan Vicky Prasetyo yang diusung Partai Perindo di Dapil Jawa Barat VI.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial (medsos), ketiga caleg artis tersebut terlihat sedang mempromosikan situs judi online.

Baca Juga: Fantastis! Segini Besaran Subsidi untuk Transjakarta dan MRT Setiap Tahunnya

Mereka menyebutnya sebagai "game online yang bisa menghasilkan uang". Mereka mengajak masyarakat segera mendaftar dan main di situs tersebut. Mereka juga menyebut ada bonus dan hadiah bagi yang mendaftar.

Direktur LBH PB PMII, Muhammad Qusyairi, mengatakan bahwa pihaknya mendesak KPU RI untuk menindak tegas ketiga bakal caleg artis tersebut.

Menanggapi laporan tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan bahwa kasus tersebut merupakan domain kepolisian.

Pihaknya baru akan bertindak untuk mengusut kasus tersebut, setelah Polri melakukan penindakan. Sebab menurutnya, tindakan tersebut lebih ke kriminal murni.

"Dugaan tersebut lebih ke kriminal murni, ya. Tidak terlalu dekat isunya dengan pemilu," kata Komisioner Bawaslu RI, Lolly Suhenty, pada Jumat (29/9/2023).

Baca Juga: Kebakaran Landa SMAN 6 Jaksel, Satpam Tewas Saat Coba Padamkan Api. Polisi Selidiki Penyebabnya

Lolly menjelaskan, dugaan tersebut sebenarnya tidak bersinggungan langsung dengan ketentuan pemilu. Kasus tersebut ditarik ke ranah Pemilu, karena kebetutlan terduga pelakunya kini menjadi bakal caleg.

Selain itu, Lolly juga meragukan apakah tiga bakal caleg tersebut benar mempromosikan judi online, atau hanya korban fitnah dengan menggunakan teknologi artificial intelligence (AI).

Karena itu, dia berharap pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini untuk mengungkap kebenarannya.

Baca Juga: Jangan Dibiasakan! Ini Dampak Buruk Makan dan Minum Sambil Berdiri

"Bagi Bawaslu, kasus-kasus semacam ini menjadi penting gerak cepat pihak kepolisian. Karena sudah jelas aturannya. Jadi kalau misalnya dalam konteks ini kepolisian memproses ya kita tinggal lihat, kita tunggu hasilnya seperti apa," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.