Jakarta

Fakta Siswi SMP Ditemukan Tewas Usai Digilir di Kuburan China, 4 Pelaku Masih Dibawah Umur

Titania Isnaenin | 5 September 2024, 18:56 WIB
Fakta Siswi SMP Ditemukan Tewas Usai Digilir di Kuburan China, 4 Pelaku Masih Dibawah Umur

AKURAT JAKARTA - Motif kematian Siswi SMP di Palembang yang tewas dibunuh dan dirudapaksa kini telah dibeberkan pihak kepolisian.

AA (13) awalnya diminta datang untuk melihat pertunjukan kuda kepang oleh kekasihnya berinisial IS (16) di Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Keduanya disebut janjian untuk melihat jaran kepang bersama sebelum korban akhirnya dieksekusi pelaku. 

Usai gelaran jaran kepang usai, AA kemudian diajak oleh IS ke lokasi dekat krematorium kuburan China.

Baca Juga: Keji! Siswi SMP Ini Ditemukan Tewas Tergeletak di Semak-semak, Usai Dirudapaksa Temannya Sendiri

Disanalah para pelaku melancarkan aksinya dengan membekap hidung dan mulut korban, hingga tak sadarkan diri.

Mengetahui korban sudah lemas, AA (13) akhirnya diperkosa oleh pelaku di lokasi pertama yang masih di area kuburan Cina tersebut bersama 3 pelaku lainnya. 

Setelah mencabuli korban, polisi menyebut pelaku sempat berpindah lokasi dengan menyeret korban ke TKP ditemukannya jasad AA.

Dimana jarak lokasi pertama dan kedua itu berjarak sekitar 30 menit.

Baca Juga: Kronologi Laka Lantas Beruntun di Jalan Raya Plumpang Jakarta Utara, Polisi Sebut Sopir Truk Tangki Kena Serangan Jantung

Kapolres Palembang Kombes Harryo kemudian menyebut korban kembali dicabuli dalam keadaan tidak bernyawa dengan cara mereka masing-masing.

"Di TKP kedua, korban kembali dicabuli dalam keadaan telah meninggal dunia. Mereka mencabuli korban dengan caranya masing-masing," katanya.

Rampung melancarkan aksinya IS kembali ke lokasi pertunjukan kuda kepang dan menceritakan kejadian tersebut kepada saksi.

Haryyo mengatakan bahwa pelaku menceritakannya dengan bangga.

Baca Juga: Imbauan Azan Maghrib Diganti Via Running Text Saat Misa Akbar, Menag Minta Agar Dapat Dimaknai Untuk Ciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama

Bahwa dirinya telah melakukan tindak asusila dengan korban. 

Polisi juga menegaskan bahwa motif pembunuhan dilakukan karena pelaku terinspirasi video dewasa.

Ini dibuktikan dengan penemuan konten video dewasa di HP IS Saat dilakukan pemeriksaan.

Sempat ikut menyaksikan proses evakuasi dan ikut yasinan di rumah korban

Netizen juga dikagetkan dengan fakta menjijikan.

Bahwa beredar kabar pula para pelaku sempat hadir  dan menyaksikkan jasad AA dievakuasi dan akan dimakamkan.

Pelaku bernama Agan dan Nail sempat tertangkap kamera saat warga geger menemukan jasad AA disemak-semak. 

Baca Juga: Keluarga Mendiang Aulia Risma Resmi Laporkan Dugaan Kasus Perundungan PPDS Anestesi Undip ke Polda Jateng

Keduanya ikut berada ditengah kerumunan warga lainnya.

Beberapa kali pelaku juga tertawa melihat jasad AA tewas karena aksi bejatnya.

Tak hanya Agan dan Nail, IS alias Imam Satrio hadir dalam acara yasinan AA saat malam pertama kematiannya.

Masing-masing pelaku punya peran

Dalam melancarkan aksi bejatnya, pelaku yang masih dibawah umut itu miliki peran masing-masing dalam melakukan nafsu birahinya itu.

IS (16) berperan untuk menyekap korban dengan kedua tangannya.

Baca Juga: Masih Soal Aulia Risma 'Dipalak' Hingga Rp40 Juta, Kini Terungkap Bukti Chat Senior yang Suka Minta Ini dan Itu

Sementara MZ (13), MS(12), AS (12) memegang kaki dan tangan korban agar tak berontak. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 76 C junto pasal 80 ayat 3, pasal 76 D Junto Pasal 81, Pasal 76 E Junto Pasal 82 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda senilai Rp3 Miliar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.