Jakarta

Masih Soal Aulia Risma 'Dipalak' Hingga Rp40 Juta, Kini Terungkap Bukti Chat Senior yang Suka Minta Ini dan Itu

Titania Isnaenin | 3 September 2024, 23:01 WIB
Masih Soal Aulia Risma 'Dipalak' Hingga Rp40 Juta, Kini Terungkap Bukti Chat Senior yang Suka Minta Ini dan Itu

 

AKURAT JAKARTA - Usai Kemenkes temukan bukti adanya dugaan senioritas yang terjadi pada Aulia Risma berupa pungutan biaya Non Akademik.

Sebuah akun media sosial X bernama @bambangsu** ungkap bukti pendukung yang ia dapat dari HP mendiang dokter Aulia Risma.

Dalam sebuah utas, akun @bambangsu** mencuitkan foto bubble chat yang menunjukkan almarhumah diminta untuk melayani kebutuhan pribadi para seniornya.

Baca Juga: Tiga Pasien yang Dicurigai Terkena Cacar Monyet di Jakarta Barat, Dinyatakan Negatif Virus Mpox

Mulai dari beli kopi, dikatai karena mengajukan dispensasi untuk operasi punggung hingga meminjamkan mobil pribadi untuk dipakai senior.

"Secuil kelakuan senior PPDS Anestesi FK Undip. Dan tanpa merasa bersalah mereka masih nyari pembenaran dan pembelaan, termasuk ke IDI" tulisnya kemarin dikutip pada Selasa (3/9).

Dalam utas tersebut, pemilik akun membeberkan bukti chat dimana salah satunya Aulia Risma harus membelikan kopi untuk seniornya.

Baca Juga: 29 Tahun Berjaya, ACE Hardware Bakal Pamit Dari Indonesia, Kenapa?

Ia bahkan sempat menerima perundungan secar verbal dengan kata-kata kurang pantas seperti ancaman pembunuhan dan disebut tak waras.

"Dikatain gila, diancam mati, masalah2 ga penting diluar pendidikan begini.. wajar stres. Masih mau bilang ini masalah jam kerja?" tulis akun tersebut.

Dimana dalam percakapan itu, terlihat bahwa Aulia Risma berusaha menjelaskan keterlambatannya dan meminta maaf karena terlambat membelikan kopi untuk senior tersebut.

Baca Juga: Bukti Sudah Lengkap, Kemenkes Bersama Polda Jateng Akan Tindak Lanjuti Kasus Perundungan Dokter Aulia Risma

"Masalah beli kopi telat dimarahin" tambahnya lagi.

Tak hanya kopi, unggahan lain menunjukan bukti senior PPDS Anestesi Undip senang meminjam mobil untukkeperluan pribadi.

Uniknya, senior akan marah apabila bensin kosong, dan mobil dalam keadaan kotor.

"Udah bilang terimakasih belum dipenjemin mobil? bensin kosong marah, mobil kotor marah. Kalau maunya yang perfect dan mewah modal sendiri aja" tulis unggahan tersebut.

Baca Juga: Kemenkes Temukan Bukti Adanya Dugaan Pungutan Non Akademik yang Harus Disetorkan Aulia Risma, Nilainya Puluhan Juta Per Bulan

"Bawa mobil sendiri, cuci mobil sendiri, isi bensin sendiri. kan disini belajar buat pelayanan pasien, bukan ,melayani panjenengan." tutup caption dalam gambar.

Adapun sebelumnya, bukti ini serupa dengan ucapan Kemenkes usai ditemukan adanya pungutan non akademik yang harus dikeluarkan korban.

Dimana mahasiswi PPDS yang meninggal karena menyuntikkan obat bius Roculax itu diduga dimintai uang sebesar Rp20 - Rp40 juta per bulan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.