Kisah Tragis Nia Kurnia Sari, Gadis 18 Tahun yang Rela Jual Gorengan Keliling Demi Biayai Kuliah Adik hingga Ditemukan Tewas Terkubur Tanpa Busana

AKURAT JAKARTA - Ramai di media sosial berkaitan dengan kasus kematian seorang gadis 18 tahun yang merupakan penjual gorengan keliling.
Nia sendiri meupakan warga Korang Pasa Surau, Nagari Guguak, Kecamatan Dua kali Sebelas Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman yang kemudian ditemukan tewas terkubur 1,5 km dari kediamannya.
Kondisi Nia ditemukan terkubur di sebuah kebun dalam keadaan tanpa busana dengan gorengan yang berserakan membuat publik merasa iba.
Hingga kini pihak kepolisian masih mengupayakan penangkapan pelaku pembunuhan keji Nia Kurnia Sari yang diduga dilakukan oleh empat pemuda.
Dalam sebuah keterangan yang dibagikan akun X (dulu Twitter) @yourchochobun, mengaku sebagai tetangga dari Nia Kurnia Sari.
Akun tersebut membagikan kisah pilu Nia yang terpaksa harus jualan gorengan keliling untuk biaya kuliah sang adik.
"Ini kejadian deket rumah gue. Adeknya jual gorengan keliling tiap hari buat biaya kuliah adeknya tahun depan. Malah di perko*sa dan di bunuh sama 3-4 Pemuda," tulis @yourchochobun,.
Nia sendiri ternyata bersal dari keluarga broken home, dimana sang ayah dan Ibunya telah berpisah.
Sehingga sehari-hari Nia tinggal bersama Ibu dan adiknya, yang kemudian membuat Nia menjadi penjual gorengan keliling.
Baca Juga: Keji! Siswi SMP Ini Ditemukan Tewas Tergeletak di Semak-semak, Usai Dirudapaksa Temannya Sendiri
"Dan kalo ada yg nanyain "kok nia itu jualan keliling? Ayahnya gimana?" Dek nia ini ortunya udah pisah ya temen-temen. Jadi tinggal sama ibu dan saudaranya aja. Tapi dikuburin ayahnya ada kok tadi," imbuhnya.
Tak sampai disini, semasa hidup ternyata Nia juga memiliki tekad yang kuat agar bisa berkuliah.
Gadis 18 tahun itupun kerap menyisihkan uang dari hasil jualannya demi menggapai cita-cita.
Kondisi kesehatan Ibunda Nia dikabarkan juga kurang baik sehingga Nia terpaksa menjadi penjual gorengan keliling.
"Ges yang paling sedih itu, ibunya nia ini sakit. Keadaan lagi ga baik makanya nia yg jadi jualan. Dan nia ini punya tekad yg kuat bgt buat kuliah, makanya dia nabung dikit2 dari hasil jualan
Dan gorengan pun bukan dia yg bikin tapi ngambil punya orang
Jadi dia cmn dpt persenan aja," imbuhnya.
Kronologi Penemuan Jasad Nia
Dikutip dari akun Instagram @bpbdkabpadangpariaman, hebohnya penemuan jasad Nia bermula ketika Nia yang berjualan gorengan dari rumah seperti biasa pada Jumat (6/9).
Terakhir kali keberadaan Nia terlihat pada pukul 16.00 WIB dan hingga pukul 21.00 WIB belum terlihat batang hidungnya kembali ke rumah.
Baca Juga: Sadis! Aksi Seorang Pria Tega Jambret Penyitas Stroke yang Berjalan Tertatih di Johar Baru, Jakpus
Keluarga yang panik pun melaporkan hilangnya Nia ke pihak yang berwajib.
Menerima laporan, tim gabungan BPBD Kabupaten Padang Pariaman bersama dengan TNI, Polri serta warga turut mencari hilangnya Nia.
Pencarian pun dilakukan dengan maksimal hingga Sabtu (7/9) pukul 02.00 WIB dini hari dan tidak membuahkan hasil.
Namun demikian, tim gabungan tidak menyerah dalam melakukan pencarian Nia hingga pada Minggu (8/9), petugas menemukan titik terang tanda-tanda keberadaan Nia pada pukul 15.54 WIB.
Di sebuah kebun yang dicurigai, terlihat gorengan yang dibawa Nia berserakan.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, petugas menemukan pakaian milik Nia.
Hingga akhirnya ditemukan sebuah gundukan tanah yang terlihat baru digali yang mana diatasnya terlihat ikat rambut milik Nia.
Setelah dilakukan pembongkaran, benar saja jasad Nia ditemukan tanpa busana dibawah gundukan tanah tersebut.
Baca Juga: 11 Penyebab Orang Mengalami Insomnia, Mulai dari Kesehatan Mental Hingga Masalah Hormonal
Jasad Nia juga ditemukan dengan kondisi tangan yang terikat.
Dengan cepat tim gabungan melakukan evakuasi terhadap jasad Nia sekitar pukul 17.30 WIB dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan otopsi.
Selain ikat rambut dan pakaian Nia, tim juga menemukan tali plastik yang diduga digunakan pelaku untuk mengikat tangan Nia yang memperkuat dugaan adanya rudapaksa oleh tersangka sebelum membunuh dan mengubur Nia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




