Jakarta

Kronologi Kebakaran Maut di Jakarta Timur, 3 Balita Tewas Terjebak di Dalam Rumah

Ainun Kusumaningrum | 21 September 2024, 15:51 WIB
Kronologi Kebakaran Maut di Jakarta Timur, 3 Balita Tewas Terjebak di Dalam Rumah

AKURAT JAKARTA - Kronologi Kebakaran Maut di Jakarta Timur, 3 Balita Tewas Terjebak di Dalam Rumah.

Tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kebakaran di Jalan Cipinang Baru, RT 5/RW 18, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Kebakaran maut tersebut terjadi di permukimam padat penduduk ini terjadi pada Jumat (20/9) siang.

Baca Juga: Puluhan Ribu Warga Jalan Sehat MADANI Bareng Raffi Ahmad, Maesyal-Intan Paparkan Program Sekolah Gratis

Akibat kejadian ini, tiga anak balita meninggal dunia karena terjebak di dalam rumah.

"Kami sedang melakukan olah TKP, sementara sekarang untuk korban meninggal dunia teridentifikasi ada tiga orang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto Hutahaean, Sabtu (21/9/2024).

Polisi belum merinci awal penyebab api hingga menyebabkab kebakaran. Menurut dia, tim Puslafbor akan diturunkan untuk mendalami peristiwa tersebut.

Baca Juga: The Girl Market 2024 Hadir di Bandung dan Surabaya Bulan September Ini, Tema Digital Dreamers

"Saat ini kami sedang menunggu dari Puslabfor untuk penyelidikan lebih lanjut terkait dengan penyebab kebakaran," katanya.

Tiha orang  balita meregang nyawa setelah menjadi korban kebakaran sekitar pukul 09.43 WIB

Ketiga balita masing-masing berinisial K (4), R (3,5) dan A (1,5). Mereka merupakan kakak beradik.

Baca Juga: 165 Anggota Satpol PP DKI Diduga Terlibat Judi Online, Heru Budi: Inspektorat Sudah Bersurat ke Kasatpol PP

"Ini peristiwa yang memprihatinkan karena ada tiga korban jiwa anak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Ade Ary menjelaskan, kronologi meninggalnya korban berawal ketika saksi melihat api yang muncul dari lantai dua rumah dan bergegas ke dalam untuk menyelamatkan cucunya.

Namun, upaya saksi terhalang api yang sudah membesar.

"Saksi ini menghubungi saksi lainnya yang merupakan ibu dari para korban, karena ibu para korban ini sedang menjemput anaknya di SD di daerah Cipinang," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.