Jakarta

Joe Biden Bantah Amerika Serikat Beri Bantuan ke Israel, Usai Iran Beri Ultimatum Soal Jangan Ikut Campur

Titania Isnaenin | 3 Oktober 2024, 23:14 WIB
Joe Biden Bantah Amerika Serikat Beri Bantuan ke Israel, Usai Iran Beri Ultimatum Soal Jangan Ikut Campur

 

AKURAT JAKARTA - Usai Iran beri ultimatum akan anggap negara yang bantu Israel sebagai musuh.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menegaskan negaranya tak beri dukungan alat perang ke Israel.

Pada Rabu (2/10) Joe Biden mengungkap pihaknya tak membantu terhadap fasilitias nuklir apapun untuk memperlancar agresi militer Israel kepada Iran beberapa waktu belakangan.

Baca Juga: Iran Akan Anggap Musuh Bagi Negara yang Beri Bantuan Ruang Udara Pada Israel

"Jawabannya adalah tidak," ujar Joe Biden.

Biden membantah telah memberikan bantuan namun disisi lain, Presiden AS tersebut menegaskan bahwa Israel berhak untuk membalas serangan Iran dengan secara proporsional.

Bahkan Biden mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan para pemimpin G7 bahwa mereka mengutuk serangan yang dilakukan Iran.

Dengan kata lain, Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Israel dan rakyatnya selama konflik peperangan berlangsung.

Baca Juga: Ratusan Jamaah Pengajian di Desa Krecek Kediri Keracunan, Polisi Temukan Tumpukan Makanan Expired di Gudang Snack, Ada Indikasi Kesengajaan?

"Presiden Biden menyampaikan solidaritas dan dukungan penuh AS kepada Israel dan rakyatnya, dan menegaskan kembali komitmen kuat AS terhadap keamanan Israel," katanya.

Adapun sebelumnya, Iran melakukan tembakan rudal ke wilayah Tel Aviv, Israel sebanyak 180 buah rudal dan berhasil menembus Iron Dome mereka.

Penembakkan itu sebagai salah satu respon terkait kematian petinggi Hizbullah, Hassan Nasrallah, komandan Garda Revolusi Iran Abbas Nilforoushan serta petinggi Hamas Ismail Haniyeh.

Baca Juga: Israel Tak Akui Iron Dome Mereka Berhasil Ditembus Iran, Amerika Sebut Siap Kirim Bantuan Alat Tambahan Untuk Zionis

Beberapa serangan yang dilancarkan militer Iran, setidaknya menyebabkan kerusakan dibeberapa wilayah Tel Aviv.

Dimana atas serangan tersebut, Israel bersumpah akan membalas dengan eskalasi yang lebih parah dan membahayakan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.