Joe Biden Bantah Amerika Serikat Beri Bantuan ke Israel, Usai Iran Beri Ultimatum Soal Jangan Ikut Campur

AKURAT JAKARTA - Usai Iran beri ultimatum akan anggap negara yang bantu Israel sebagai musuh.
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menegaskan negaranya tak beri dukungan alat perang ke Israel.
Pada Rabu (2/10) Joe Biden mengungkap pihaknya tak membantu terhadap fasilitias nuklir apapun untuk memperlancar agresi militer Israel kepada Iran beberapa waktu belakangan.
Baca Juga: Iran Akan Anggap Musuh Bagi Negara yang Beri Bantuan Ruang Udara Pada Israel
"Jawabannya adalah tidak," ujar Joe Biden.
Biden membantah telah memberikan bantuan namun disisi lain, Presiden AS tersebut menegaskan bahwa Israel berhak untuk membalas serangan Iran dengan secara proporsional.
Bahkan Biden mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan para pemimpin G7 bahwa mereka mengutuk serangan yang dilakukan Iran.
Dengan kata lain, Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Israel dan rakyatnya selama konflik peperangan berlangsung.
"Presiden Biden menyampaikan solidaritas dan dukungan penuh AS kepada Israel dan rakyatnya, dan menegaskan kembali komitmen kuat AS terhadap keamanan Israel," katanya.
Adapun sebelumnya, Iran melakukan tembakan rudal ke wilayah Tel Aviv, Israel sebanyak 180 buah rudal dan berhasil menembus Iron Dome mereka.
Penembakkan itu sebagai salah satu respon terkait kematian petinggi Hizbullah, Hassan Nasrallah, komandan Garda Revolusi Iran Abbas Nilforoushan serta petinggi Hamas Ismail Haniyeh.
Beberapa serangan yang dilancarkan militer Iran, setidaknya menyebabkan kerusakan dibeberapa wilayah Tel Aviv.
Dimana atas serangan tersebut, Israel bersumpah akan membalas dengan eskalasi yang lebih parah dan membahayakan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








