Ombudsman Minta Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Diusut Secara Transparan

AKURAT JAKARTA - Penembakan polisi oleh polisi di Solok Selatan membuat Ombudsman meminta agar Polda setempat mengungkap motif tersebut secara terbuka dan transparan.
Kejadian yang menewaskan anggota Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar tersebut diduga kuat berkaitan dengan kejahatan tambang ilegal hingga melindungi aktivitas kejahatan.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar, Adel Wahidi mengatakan bahwa motif peristiwa polisi tembak polisi itu harus diungkap secara komprehensif.
Ia bahkan membeberkan bahwa
kasus tersebut dipercaya tidak berdiri sendiri dan saling berkaitan satu sama lain.
"Motif pembunuhan harus diungkap secara komprehensif dan transparan," tuturnya pada Minggu (24/11) di Padang.
"Kejahatan tambang beriringan sedemikian rupa. Layaknya tidak hanya soal supir truk yang ditangkap, tapi berkaitan dengan pemilik truk, pengusaha tambang, peralatan serta logistik tambang itu sendiri," tambahnya lagi.
Ombudsman bahkan mengungkapkan secara khusus bahwa kasus kematian AKP Ryanto Ulil Anshar dapat memperburuk citra kepolisian.
Dengan kata lain, pelaku harus ditindak tegas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Selain memberi rasa keadilan, juga dapat mengirim pesan pada polisi lainnya bahwa tak ada ampun bagi pelaku semacam Dadang Iskandar," tegasnya.
Adapun sebelumnya, kabupaten Solok tak hanya dikenal karena adanya tambang galian C ilegal.
Namun juga terkait tambang emas ilegal yang pada September lalu terjadi tanah longsor di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok.
Sebanyak 13 jiwa dikabarkan telah menjadi korban atas longsornya galian tambang emas ilegal.
Itu mengapa kejadian ini membuat Ombudsman merasa perlu kasus polisi tembak polisi harus segera diselesaikan.
"Kasus ini belum selesai, tapi sudah terjadi lagi" tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

