Jakarta

Dari Hasil Rekonstruksi Agus Buntung, Inilah Cara yang Digunakan Tersangka Untuk Melecehkan Korban

Titania Isnaenin | 11 Desember 2024, 19:12 WIB
Dari Hasil Rekonstruksi Agus Buntung, Inilah Cara yang Digunakan Tersangka Untuk Melecehkan Korban

 

AKURAT JAKARTA - Terbongkar sudah kasus Agus Buntung alias IWAS, pemuda asal NTB penyandang disabilitas tunadaksa yang menjadi tersangka kasus kekerasan seksual terhadap seorang perempuan.

Rekonstruksi digelar pada Rabu (11/12) di Taman Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat yang dilakukan dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Dihadiri Komisi Kepolisian Nasional, Kejaksaan Tinggi NTB, Wakapolda NTB dan penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda NTB turut hadir dalam mengawal jalannya rekonstruksi kasus Agus Buntung.

Baca Juga: Banyak Orang yang Gak Tau, Dibalik Kasus Agus 'Buntung', Rupanya Pelaku Punya Pacar, Begini Kata Netizen

Dalam proses rekonstruksinya, polisi juga menggelar adegan di dua lokasi berbeda yaitu penginapan Nang's Homestay dan Islamic Center.

Dimana dalam adegan pertama, menunjukkan awal pertemuan antara Agus dengan korban yang terjadi di Taman Udayana.

Dari pertemuan tersebut, pelaku kemudian akan meminta korban untuk memboncengnya ke sebuah penginapan.

Setidaknya ada sebanyak 49 adegan yang diperagakan Agus Buntung dan 28 adegan tambahan lainnya yang dilakukan oleh tersangka.

Sebab, menurut Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat menyebut adegan tambahan dikarenakan oleh adanya pengembangan perbuatan yang dilakukan oleh tersangka.

Tersangka sempat terlibat kesepakatan dengan korban

Saat gelaran adegan rekonstruksi dilakukan, polisi temukan adanya kesepakatan yang dibuat oleh tersangka dengan korban. 

Dimana Agus sempat berbincang terkait siapa yang akan melakukan pembayaran kamar yang akan disewanya.

Kemudian disepakati korbanlah yang membayar kamar dan pemilik homestay mengarahkan pelaku dan korban ke kamar nomor 6.

Baca Juga: Para Siswa Wajib Tau! Ini Dia Jadwal SNPMB 2025: Mulai Dari Jadwal SNBP dan SNBT

Saat adegan ini, polisi memfokuskan adegan rekonstruksi lantaran menjadi tempat dimana korban dilecehkan oleh Agus.

Namun saat adegan berlangsung, ada perbedaan pengakuan dari korban dan juga tersangka.

Menurut korban saat adegan tersebut tersangka lebih aktif sementara menurut tersangka, justru korbanlah yang lebih aktif.

"Ada dua versi kalau menurut korban tersangka yang lebih aktif, kalau menurut tersangka korban yang lebih aktif," ungkap Syarif.

Lalu setelah terjadi persetubuhan tersebut, keduanya meninggalkan homestay dimana Agus Buntung kembali diantar ke Islamic Center dan Agus meninggalkan korbannya.

Adapun sebagai informasi, adegan rekonstruksi kasus Agus Buntung dilakukan guna melengkapi berkas perkara sebelum dinaikkan ke Pengadilan Tinggi NTB.

Apakah kemudian nantinya kejaksaan akan menentukan apakah berkas tersebut sudah lengkap atau memerlukan tambahan bukti sebelum dilanjutkan ke pengadilan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.