Jakarta

Polisi Tangkap Ibu Pembuang Jasad Bayi di Toilet Stasiun Citayam, Motif dan Surat Ditemukan di TKP

Ainun Kusumaningrum | 8 Desember 2025, 12:24 WIB
Polisi Tangkap Ibu Pembuang Jasad Bayi di Toilet Stasiun Citayam, Motif dan Surat Ditemukan di TKP

AKURAT JAKARTA — Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok berhasil mengamankan ibu dari bayi perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam tas di toilet Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat.

Diketahui, pelaku diamankan oleh petugas keamanan KAI pada Sabtu (6/12) sore.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan penangkapan tersebut. Polisi masih memeriksa pelaku.

Baca Juga: Mengapa Pijat Refleksi Bisa Kurangi Nyeri? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Ketahui

“Ibu dari bayi sudah diamankan. Kemarin sore diamankannya oleh petugas KAI dan kini sedang diperiksa di Unit PPA Polres Metro Depok,” ujar AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (7/12/2025).

Polisi menduga, pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena mengalami gangguan kejiwaan atau tekanan psikologis.

“Pelaku mengalami stres. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik PPA,” jelasnya.

Baca Juga: Kelihatan Sehat tapi Berbahaya, 5 Olahraga ini Justru Bisa Merusak Fungsi Ginjal

Jasad bayi yang diperkirakan berusia empat hingga lima hari itu ditemukan pada Senin (1/12) sore.

Awalnya, petugas stasiun menemukan sebuah tas berwarna hijau yang tergantung di toilet. Setelah diperiksa, di dalamnya ditemukan jasad bayi yang sudah tidak bernyawa.

Penemuan ini menjadi perhatian publik karena di dalam tas tersebut turut ditemukan secarik kertas yang berisi pesan menyayat hati yang diduga ditulis oleh orang tua bayi.

AKP Made Budi mengungkapkan isi surat tersebut: "Tolong bantu saya, siapapun anda. Kuburkan anak saya dengan layak. Maafkan saya, saya tidak mampu menjadi anak yang baik. Saya gagal merawat putriku ini."

Jasad bayi perempuan malang itu telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lanjutan.

Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif mendalam di balik kasus pembuangan bayi tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.