Jakarta

Tragis! Pesawat Hercules Jatuh Saat Lepas Landas di Hari Ketiga Lebaran, 80 Orang Penumpangnya Tewas

M Rahman Akurat | 24 Maret 2026, 07:18 WIB
Tragis! Pesawat Hercules Jatuh Saat Lepas Landas di Hari Ketiga Lebaran, 80 Orang Penumpangnya Tewas
Ilustrasi - Pesawat Hercules yang jatuh.

AKURAT JAKARTA - Tragedi dirgantara Kembali terjadi. Sebuah Pesawat Hercules yang membawa 125 penumpang jatuh saat lepas landas pada hari Senin (23/3/2026) atau hari ketiga lebaran Idul Fitri 2026.

Akibat peristiwa tragis tersebut, sebanyak 80 orang di dalamnya dilaporkan tewas. Pesawat itu hanya menyisakan puing-puing yang terbakar di dasar hutan.

Pejabat setempat mengatakan bahwa sebanyak 48 orang selamat dan telah ditemukan. Namun 80 orang lainnya mungkin telah tewas, meskipun belum ada jumlah korban secara resmi.

Baca Juga: 7 Makanan Khas Lebaran yang Selalu Dirindukan, Ada Favoritmu?

Dilansir AFP, Selasa (24/3/2026), pesawat Hercules yang jatuh tersebut merupakan pesawat militer Kolombia yang membawa 125 tentara dan awak.

Pesawat Hercules itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo, dekat perbatasan selatan dengan Ekuador.

Daerah perbatasan yang bermasalah ini telah menjadi lokasi aktivitas militer yang intens dalam beberapa pekan terakhir, karena militer Kolombia dan Ekuador berupaya mengatasi kartel dan milisi penyelundup narkoba.

Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan warga sipil memanjat di sekitar ekor pesawat yang rusak, bertanda FAC 1016, sementara asap dan api mengepul di atas pepohonan.

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, menyatakan kesedihan mendalam atas bencana tersebut.

"Unit-unit militer sudah berada di lokasi kejadian," tulis Sanchez di media sosial.

Baca Juga: Ngaku Sudah Berdialog dengan Iran Terkait Selat Hormuz, Kebohongan Apa Lagi yang Kau Buat Trump?

Ia menambahkan bahwa jumlah korban dan penyebab kecelakaan belum dikonfirmasi.

"Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Semoga doa-doa kita membawa sedikit penghiburan," kata Sanchez.

Sementara kepala militer, Jenderal Carlos Fernando Silva Rueda, mengatakan bahwa ada 114 tentara dan 11 awak pesawat di dalamnya.

Mereka sedang melakukan perjalanan antara Puerto Leguizamo dan pos terdepan Amazon lainnya di dekatnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.