Fakta Baru! Aktivis KontraS Andrie Yunus Bukan Disiram Air Keras Melainkan Zat Kimia Asam Kuat, Harus Jalani Cangkok Kulit pada Wajah dan Dada

AKURAT JAKARTA - Fakta terbaru terungkap. Aktivis KontraS, Andrie Yunus, ternyata bukan disiram air keras melainkan zat kimia asam kuat.
Kabar tersebut disampaikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) usai melakukan pertemuan langsung dengan tim dokter spesialis dan manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), tempat Andrie menjalani perawatan.
Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, mengatakan istilah tersebut dipilih berdasarkan penjelasan medis yang diterima pihaknya.
Menurut dia, penting bagi publik untuk memahami jenis zat yang digunakan agar tidak terjadi penyederhanaan makna terhadap dampak yang ditimbulkan.
“Luka yang dialami korban merupakan luka bakar akibat siraman zat kimia asam kuat. Ini istilah yang bisa digunakan secara resmi,” ujarnya saat konferensi pers di RSCM Kiara, Kamis (26/3/2026).
Komisioner Komnas HAM lainnya, Pramono Ubaid Tanthowi, menyebut bahwa seluruh tindakan medis yang diberikan sejauh ini telah dilakukan secara intensif.
“Langkah-langkah yang diambil rumah sakit untuk menjaga kondisi korban tetap stabil sudah sangat baik,” katanya.
Di tengah proses pemulihan yang panjang, aspek pembiayaan disebut tidak menjadi kendala. Biaya pengobatan korban dipastikan ditanggung oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Harus Jalani Cangkok Kulit
Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis RSCM, Andrie Yunus dinyatakan harus menjalani prosedur cangkok kulit pada bagian wajah, dada, serta Pundak.
Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan luka bakar yang cukup serius akibat siraman zat Kimia asam kuat.
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan bersamaan dengan prosedur pembersihan jaringan mati atau debridement.
Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan jaringan yang rusak tidak menghambat proses regenerasi kulit.
“Perawatan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada area mata, tetapi juga pada luka bakar di bagian tubuh lain,” ujar Yoga.
Baca Juga: Isu Kemunculan Toyota Rush Facelift Akan Rilis Tahun 2026, Performa Lebih Tangguh di Medan Tanjakan
RSCM menyebut kondisi pasien saat ini masih dalam pengawasan ketat tim medis multidisiplin.
Evaluasi lanjutan dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan guna memantau perkembangan penyembuhan, baik pada area mata maupun luka bakar di tubuh.
Dari sisi bedah plastik, dilakukan pula pembersihan jaringan mati lanjutan (debridement) serta prosedur cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak untuk mempercepat pemulihan luka bakar.
Evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka direncanakan akan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026.
"Saat ini, fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut," ungkapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

