Penipuan Jual Beli Tanah di Tambun Selatan Diduga Libatkan Aparat Desa, Korban Malah Diintimidasi

AKURAT JAKARTA - Taufik Qurrahman, warga Bekasi, Jawa Barat, mengaku menjadi korban penipuan terkait jual beli tanah.
Taufik tertipu dengan kerugian ratusan juta saat membeli sebidang tanah di Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Tak hanya menderita kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah, Taufik juga mengalami tekanan batin berat.
Baca Juga: Transjakarta Sesuaikan Jam Operasional saat Idul Adha 2026, Layanan Mulai Beroperasi Pukul 09.00 WIB
Padahal, transaksi jual beli tanah tersebut dilakukan di hadapan ketua RT dan RW setempat.
Taufik mengisahkan, masalah ini dimulai saat dirinya menemukan penawaran tanah melalui iklan di media sosial facebook. Komunikasi pun terjadi dengan pihak penjual.
Saat melihat lokasi tanah, hadir keluarga penjual dan ahli waris dan juga disaksikan langsung oleh Ketua RW dan Ketua RT setempat.
Bahkan, sebelum memutuskan bertransaksi,Taufik kembali menanyakan kejelasan status tanah kepada seluruh pihak yang hadir. Termasuk Pak RT, Pak RW, serta pihak penjual.
Kala itu, perangkat desa tersebut memberikan jaminan bahwa tanah tersebut aman, sah, dan bebas masalah.
Baca Juga: Catat! Perayaan Hari Raya Waisak 2570, Car Free Day atau CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan
Berdasarkan kepastian dan jaminan lisan itu, Taufik menyerahkan uang muka sebesar Rp 7.500.000.
Namun, keesokan harinya terjadi hal yang sangat mengejutkan. Sebab, muncul sepasang suami istri, Yulia dan Tony, yang mengaku sebagai pemilik tanah.
Anehnya, kedatangan Yulia dan Tony juga didampingi oleh Ketua RW. Pasangan ini meminta pembayaran uang tambahan sebesar Rp 50.000.000.
Setelah dijelaskan panjang lebar oleh Ketua RW, Taufik pun kembali menuruti permintaan tersebut dan menyerahkan uang yang diminta.
Berpegang pada keyakinan bahwa transaksi aman dan sah secara hukum, Taufik kemudian mengeluarkan biaya sangat besar untuk merenovasi bangunan di atas tanah tersebut, dengan total pengeluaran mencapai Rp 161.000.000.
Masalah mulai muncul saat proses pengurusan administrasi. Seorang staf desa yang telah menerima biaya pengurusan surat sebesar Rp9.000.000 dengan janji akan menguruskan Akta Jual Beli (AJB) hingga menjadi sertifikat tanah, ternyata tidak mampu mewujudkan janjinya.
Sebagai gantinya, ia hanya menyerahkan Surat Pernyataan Jual Beli dari Kantor Desa. Dalam surat tersebut juga tertera tanda tangan dan stempel resmi Kepala Desa.
Taufik sudah mencoba mempertanyakan ke pihak desa, namun jawaban yang didapat sungguh mengecewakan.
Namun, kini Taufik tidak hanya rugi secara materi. Karena keluarganya kini hidup dalam ketakutan, akibat jadi sasaran intimidasi, penghinaan, dan perundungan.
Dikatakan Taufik, salah satu ahli waris diketahui kerap melontarkan kata-kata kasar dan makian.
Tak hanya itu, bangunan rumah yang telah direnovasi dengan biaya mahal pun dicoret-coret dengan tulisan yang tidak pantas.
Baca Juga: Kurangi Limbah Pemotongan Hewan di Idul Adha 2026, DLH DKI Ajak Warga Terapkan EcoQurban
Merasa dirugikan, korban pun melaporkan penipuan dan intimidasi ini ke pihak kepolisian dan Kejaksaan Negeri setempat.
Dalam laporannya, Taufik melampirkan seluruh bukti transaksi dan kronologi kejadian lengkap. Ia berharap mendapat keadilan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



