Jakarta

Terungkap Sosok Saepul Pemutilasi Mayat di Depok: Mantan Guru SMP hingga Pernah Ikut Ajang Pencarian Bakat di TV

M Rahman Akurat | 9 Agustus 2026, 09:34 WIB
Terungkap Sosok Saepul Pemutilasi Mayat di Depok: Mantan Guru SMP hingga Pernah Ikut Ajang Pencarian Bakat di TV
Sosok Saepul, pelaku mutilasi di Depok. - (istimewa)

AKURAT JAKARTA - Sosok Saepul (26), pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap Kunaefi (51) di sebuah kontrakan di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), kian terungkap.

Siapa sangka, pria yang kini berprofesi sebagai pedagang pisang cokelat (piscok) di Stasiun Pondok Cina ini memiliki rekam jejak masa lalu yang mengejutkan.

Polisi membenarkan bahwa tersangka Saepul pernah menjadi guru matematika hingga menjadi peserta ajang pencarian bakat di salah satu stasiun televisi swasta.

Baca Juga: Kuliah Umum di Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Wabup Tangerang Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Unggul Berkarakter dan Sadar Hukum

Pernah Ikut Ajang Pencarian Bakat di TV

Sebuah rekaman video lama yang viral di media sosial memperlihatkan sosok Saepul saat masuk layar kaca.

Dalam video tersebut, Saepul mengaku mengikuti ajang pencarian bakat demi membantu meringankan beban ibunya yang bekerja sebagai penjual sayur di pasar. Pernyataan tersebut sempat membuat penonton di studio terharu.

Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, membenarkan validitas video viral tersebut.

"Betul, itu dia. Ada di akun TikTok dia juga," ujar Dimitri kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga: Prediksi Skor Kilmarnock vs Celtic di Scottish Premiership, 9 Agustus 2026: Mampukah Killie Hentikan Dominasi Juara Bertahan?

Sempat Jadi Guru Matematika di Pandeglang

Selain pernah muncul di televisi, Saepul juga diketahui memiliki latar belakang pendidikan yang cukup baik.

Dimitri mengungkapkan bahwa tersangka pernah berprofesi sebagai tenaga pengajar di Provinsi Banten.

"Menurut pengakuan Tersangka, sempat jadi guru matematika di sekolah SMP di Pandeglang, Banten, tetapi sudah tidak," imbuh Dimitri.

Setelah berhenti menjadi guru, Saepul merantau dan menyambung hidup di Depok. Kegiatan sehari-hari Saepul sebelum ditangkap adalah berdagang piscok di Stasiun Pondok Cina.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.