Viral! Video Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di The Sounds Project, Penyelenggara Buka Suara

AKURAT JAKARTA - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi challenge atau tantangan hafalan ayat suci Al-Qur’an berhadiah minuman keras (miras) viral di media sosial.
Peristiwa yang diduga terjadi di booth produk Newport dalam festival musik The Sounds Project ini langsung menuai kecaman dan sorotan tajam dari publik.
Video kontroversial tersebut awalnya diunggah oleh pendakwah Ustadz Hilmi Firdausi. Unggahan itu segera memancing reaksi keras netizen yang menilai aksi tersebut mencederai nilai-nilai agama.
Kronologi Video Hafalan Al-Qur'an di Booth Newport
Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak seorang perempuan sedang melafalkan Surat Adh-Dhuha dengan khusyuk. Aksi melafalkan salah satu surat Al-Qur’an ini dilakukan tepat di depan sebuah stan pameran bermerek Newport.
Berdasarkan narasi dan informasi yang beredar di media sosial, perempuan tersebut diduga sedang mengikuti tantangan atau challenge hafalan untuk mendapatkan produk minuman beralkohol secara gratis.
Begitu perempuan tersebut selesai membacakan ayat terakhir Surat Adh-Dhuha, suasana di sekitar lokasi langsung riuh. Terdengar suara tawa dan teriakan dari sejumlah orang yang berkumpul di sekitar area pameran.
Tak lama setelah itu, staf penjualan (sales) beserta pembawa acara (host) di stan tersebut langsung menanyakan jenis varian minuman alkohol apa yang diinginkan oleh sang perempuan sebagai hadiah atas keberhasilannya menyelesaikan tantangan.
Sebagai informasi, Newport sendiri merupakan salah satu merek minuman beralkohol di bawah naungan Orang Tua (OT) Group.
Produk ini memiliki lini campuran vodka yang segmentasi pasarnya ditujukan khusus untuk konsumen usia dewasa.
Klarifikasi dan Sikap Resmi Pihak The Sounds Project
Menanggapi gelombang protes dan polemik yang semakin membesar, pihak manajemen The Sounds Project akhirnya merilis pernyataan resmi.
Peristiwa itu dikonfirmasi terjadi dalam rangkaian acara festival yang berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Pihak penyelenggara menjelaskan bahwa mereka memerlukan waktu sebelum memberikan respons resmi. Hal ini dilakukan demi mengumpulkan informasi yang valid dan mengonfirmasi kebenaran kejadian kepada seluruh pihak yang terlibat di lapangan.
"Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan," tulis manajemen The Sounds Project melalui akun Instagram resmi mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


