Berawal dari Kampung Bandan, Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Produksi 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal

AKURAT JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sukses menggagalkan peredaran obat keras ilegal skala besar.
Pengungkapan kasus kakap ini bermula dari informasi yang diberikan oleh Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Jakarta.
Informasi tersebut menyebutkan adanya pengiriman mencurigakan sebanyak 20 koli yang diduga berisi Tramadol menuju Pergudangan Kereta Api di Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara.
Petugas kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi Kampung Bandan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Nonton, Mengapa Orang Rela Bayar Ratusan Ribu untuk Merasakan Ketegangan Squid Game?
Hasilnya, polisi berhasil menyita 20 koli paket tersebut yang ternyata berisi 650 ribu butir Tramadol.
Pengembangan Kasus hingga ke Sukoharjo
Tidak berhenti di Jakarta, tim penyidik Polda Metro Jaya melakukan pengembangan intensif.
Hasil penelusuran membawa petugas ke wilayah Jawa Tengah, tepatnya di dua kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.
Di sana, polisi menemukan pabrik pembuatan obat-obatan ilegal yang beroperasi dalam skala besar.
Kecamatan Kartasura digunakan sebagai pabrik untuk memproduksi obat keras jenis Tramadol.
Di lokasi ini, polisi menyita 1.485.000 butir Tramadol tablet putih siap packing dan 2.372.500 butir Tramadol siap edar.
Kecamatan Gatak digunakan khusus untuk memproduksi obat keras jenis Trihexyphenidyl.
Secara total, polisi menyita 7.862.500 butir obat keras siap edar, 13 item bahan baku (cair dan padat) seberat 29 ton dan 270 liter, serta berbagai mesin produksi berkapasitas besar seperti mesin pres, mesin pencampur, dan mesin cetak obat.
Dalam operasi ini, sebanyak 16 orang tersangka turut diamankan oleh petugas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





