Kasus Perundungan di SMA Binus BSD Tangerang, Polisi Sesalkan Kepala Sekolah Tak Hadir dalam Pemeriksaan

AKURAT JAKARTA - Kasie Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Wendi, mengatakan bahwa Kepala Sekolah SMA Binus BSD Serpong, Tangerang Selatan, tidak hadir dalam pemeriksaan terkait dugaan perundungan yang melibatkan siswa-siswanya.
"Diagendakan pihak sekolah yaitu Kepala Sekolah, tapi sampai sore hari ini untuk saksinya belum hadir," kata Wendi kepada wartawan, Rabu (28/2/2024).
Wendi menjelaskan, tim penyidik tidak hanya memeriksa pihak sekolah, tetapi juga mengambil keterangan dari saksi ahli pidana dan dokter visum.
Tujuan pemeriksaan itu adalah untuk memenuhi kebutuhan alat bukti dalam kasus yang menjadi sorotan publik, karena melibatkan anak selebriti Vincent Rompies.
Baca Juga: Satgas Pangan Polri Sebut Harga Beras Sudah Mulai Turun, Waspadai Kenaikan Harga Telur Jelang Puasa Ramadhan hingga Idul Fitri
"Fungsi keterangan ahli akan digunakan oleh penyidik sebagai pemenuhan alat bukti," ucapnya.
Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kurang adanya kerjasama dari SMA Binus Serpong dalam menangani kasus dugaan perundungan di lingkungannya.
Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, mengungkapkan bahwa selama kunjungannya ke SMA Binus Serpong, pihaknya tidak pernah bertemu dengan kepala sekolah.
Komisioner KPAI hanya ditemui pihak legal dari sekolah internasional tersebut.
"Selama ini kan kami hanya ditemui oleh legal, itu menurut saya penting ya sebagai bentuk keseriusan. Itu kan harusnya kepala sekolah,"ujar Diyah pada Rabu, (27/2/2024).
Meskipun pada akhirnya pihak KPAI berhasil bertemu dengan kepala sekolah, pertemuan tersebut tidak diinisiasi oleh pihak sekolah, melainkan melalui undangan langsung dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Baca Juga: Sudah Terima Mandat dari Ketum untuk Pilgub DKI Jakarta, Bang Zaki: Selebihnya Saya Serahkan kepada DPP Partai Golkar
"Saya ditelpon langsung oleh bu Irjen (Kemendikbudristek) untuk hadir, kemudian saya hadir dan jelaskan semuanya apa yang menjadi keluhan KPAI. Karena kalau dari saya menyampaikan ke irjen harus bertemu dengan kepala sekolah dan harus bertemu dengan pihak yayasan," ungkap Diyah.
Pemeriksaan dan investigasi lanjutan terhadap kasus dugaan perundungan di SMA Binus BSD Serpong masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Hal ini untuk memastikan keadilan bagi para korban serta menegakkan hukum secara adil dan transparan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 8Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






