Jakarta

Jadi Korban Rayuan Staf Lurah hingga Hamil dan Melahirkan, Gadis di Tangsel ini Alami Depresi, Pelaku Sudah Ditangkap

Sastra Yudha | 27 Mei 2024, 11:16 WIB
Jadi Korban Rayuan Staf Lurah hingga Hamil dan Melahirkan, Gadis di Tangsel ini Alami Depresi, Pelaku Sudah Ditangkap

AKURAT JAKARTA - Seorang gadis di bawah umur inisial MA (17) mengalami depresi, setelah menjadi korban rayuan hingga terjadi persetubuhan yang dilakukan staf kelurahan di Tangsel.

Pelaku inisial HA, merupakan staf kelurahan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil Sahril, mengatakan korban mengalami depresi paska mengalami kejadian tersebut.

“Iya depresi. Sudah dilakukan pendampingan psikolog,” katanya kepada awak media, Senin 27 Mei 2024.

Baca Juga: 5 Seleb Cowok Menyandang Status Duda Keren, Matang Finansial sekaligus Emosional

Agil mengatakan, akibat ulah pelaku korban hamil hingga melahirkan. Namun bayi yang dilahirkan meninggal dunia.

“Informasinya sudah mengandung dan melahirkan. Namun bayinya meninggal,” ungkapnya.

Kini, pelaku inisial HA telah ditangkap tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel.

Pelaku HA ditangkap di sebuah rumah di kawasan Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu (25/5/2024) kemarin.

"Alhamdulillah, anggota Unit PPA Satreskrim telah berhasil menangkap tersangka inisial HA di salah satu rumah tempat persembunyiannya di Ciledug," tambahnya.

Kini pelaku HA telah ditahan penyidik ​​Polres Tangerang Selatan. “Terhadap tersangka HA sudah dilakukan penahanan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara ayah korban, AF, menyebut peristiwa persetubuhan itu terjadi pada 4 Desember 2021 silam. Saat itu usia korban masih 15 tahun.

Baca Juga: Saldo DANA Gratis Rp 500 Rib Cair Mudah, Simak Langkah dan Tips di Bawah Ini dengan Seksama

Korban dirayu pelaku dengan dalih akan diajari belajar atau les. Namun, itu hanya modus atau akal-akalan pelaku.

Saat berada di rumah pelaku, korban justru disetubuhi hingga hamil. Korban melahirkan anaknya pada 3 Oktober 2022.

Korban diketahui hamil oleh orangtuanya, saat dibawa ke rumah sakit karena pendarahan.

“Jadi ketahuannya, saat anak saya dibawa ke rumah sakit. Dia ngeluarin darah. Pas dicek dokter, tau-tau sudah hamil, terus melahirkan. Tapi bayinya meninggal dunia,” ungkapnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.