Jakarta

Zaki Iskandar Ingatkan Pesan Ketaatan dan Pengorbanan yang Mendalam di Moment Idul Adha

Ainun Kusumaningrum | 23 Juni 2024, 15:09 WIB
Zaki Iskandar Ingatkan Pesan Ketaatan dan Pengorbanan yang Mendalam di Moment Idul Adha

AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, masih suasana Hari raya Idul Adha, mengingatkan pesan ketaatan dan pengorbanan yang mendalam.

Salah satu praktik utama dalam perayaan Idul Adha adalah berkurban, yang memiliki makna spiritual.

“Berkurban bukanlah sekadar ritual atau tradisi belaka, melainkan merupakan wujud nyata dari ketaatan kepada perintah Allah SWT," kata Zaki Iskandar.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia U-16 Vs Filipina di Piala AFF U-16, Link Live Streaming

Menurut dia, dalam Al-Quran, Allah menyebutkan pentingnya berkurban sebagai bentuk penghormatan kepada-Nya.

"Berkurban juga menjadi simbol pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Ismail AS, sebagai tanda kesetiaan dan taat kepada Allah,” ujarnya.

Bupati Tangerang dua periode tersebut mengatakan bahwa dibalik setiap aksi menyembelih hewan kurban terdapat nilai-nilai yang sangat berharga.

Baca Juga: Jika Dipilih Jadi Gubernur Jakarta Pada Pilkada 2024, Zaki Iskandar Ingin Sulap Kepulauan Seribu Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia seperti Maldives

Pertama-tama, berkurban mengajarkan kita tentang pengorbanan dan keikhlasan.

Ketika seseorang bersedia melepaskan sebagian dari harta yang dimilikinya untuk berkurban, ia juga melepaskan ego dan keserakahan dalam dirinya mengutamakan kepentingan orang lain di atas dirinya sendiri.

“Berkurban mengajarkan kita tentang rasa empati dan kepedulian terhadap sesama," katanya.

Daging kurban yang didistribusikan kepada fakir miskin, yatim piatu, dan kaum dhuafa menjadi simbol kepedulian kita terhadap mereka yang membutuhkan.

"Melalui berkurban, kita diajarkan untuk selalu memperhatikan dan membantu sesama, serta mempererat tali persaudaraan dalam masyarakat,” ujarnya.

Bakal Calon Gubernur Jakarta tersebut menambahkan bahwa berkurban juga mengajarkan tentang rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Dengan bersyukur dan menghargai nikmat tersebut, kita diingatkan akan pentingnya bersikap rendah hati dan tidak sombong terhadap karunia yang telah diberikan-Nya.

“Berkurban pada hari raya Idul Adha bukanlah sekadar ritual ibadah rutin, melainkan sebuah perwujudan dari nilai-nilai ketaatan, pengorbanan, empati, kepedulian, dan syukur kepada Allah SWT.

Semoga setiap langkah kita dalam berkurban selalu mengandung makna yang mendalam dan membawa berkah bagi diri kita sendiri serta masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.