Jakarta

Baru Sepekan Diresmikan, Pakuwon Mall Bekasi Bikin Macet Parah, Dishub Janji Akan Evaluasi

Sastra Yudha | 1 Desember 2024, 22:21 WIB
Baru Sepekan Diresmikan, Pakuwon Mall Bekasi Bikin Macet Parah, Dishub Janji Akan Evaluasi

AKURAT JAKARTA - Kehadiran Pakuwon Mall Bekasi dikeluhkan warga. Bukan karena bangunannya, tetapi karena akses lalu lintasnya.

Sejak resmi dibuka pada Jumat, 22 November 2024 lalu, Pakuwon Mall Bekasi telah menimbulkan kemacetan lalu lintas yang cukup parah.

Bahkan, kondisi ini menjadi sorotan anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara, belum lama ini.

Adhika mengatakan, sejak diresmikan, Pakuwon Mall Bekasi berdampak cukup signifikan terhadap kemacetan lalu lintas di sekitarnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Real Sociedad vs Real Betis di La Liga: Duel Ketat Tim Papan Tengah di Anoeta Stadium

Hal tersebut bahkan ia alami sendiri. "Pembukaan mall baru ini, Pakuwon Mall Bekasi, berdampak pada kepadatan lalu lintas. Kemarin malam minggu, saya sendiri pribadi mengalami itu," ungkapnya.

Perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu 20 menit, kini ditempuh hingga 2 jam di akhir pekan.

"Arah Galaksi sampai Kemang Pratama itu butuh waktu 2 jam. Padahal biasanya bisa ditempuh dalam waktu 15 sampai 20 menit," tuturnya.

Adhika berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi perlu mengkaji ulang semua faktor, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) terkait lalu lintas.

Meskipun Pakuwon Mall Kota Bekasi tidak diragukan lagi memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi Kota Bekasi, dampak negatif yang mungkin ditimbulkannya juga perlu diantisipasi.

"Kita tidak anti terhadap investasi. Tapi tentu kita juga harus meminimalisir dampak-dampak negatif. Kepadatan lalu lintas pasti tidak bisa kita hindarkan. Tapi kan ada toleransinya, kita harus mengupayakan toleransi yang sekecil mungkin," terangnya.

Baca Juga: Rekomendasi Drakor Vibes Mirip When The Phone Rings, Bisa Ditonton Sambil Menunggu Hari Jumat

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian dan penelitian terlebih dahulu.

"Terkait upaya itu (kajian ulang) sudah kami diskusikan dengan Komisi II DPRD termasuk dengan pengembangnya," terang Zeno, 29 November 2024.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Bekasi tengah melakukan rekayasa lalu lintas di simpang Pekayon untuk mengatasi kemacetan.

Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup akses putar balik kendaraan dari Jalan Ahmad Yani menuju Pekayon dan mengarahkannya untuk putar balik di bawah Fly Over Rawapanjang.

"Kami akan terus menganalisa termasuk memperhitungkan waktu libur dan hari-hari kerja," katanya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.