Jakarta

Cuaca Hujan Ekstrem Kembali Landa Jakarta, BPBD DKI Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Selama 8 Hari hingga 21 Februari

Yasmina Nuha | 15 Februari 2025, 20:53 WIB
Cuaca Hujan Ekstrem Kembali Landa Jakarta, BPBD DKI Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Selama 8 Hari hingga 21 Februari

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Juru bicara pelaksanaan kegiatan OMC tahun 2025 sekaligus Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang mengatakan, OMC kali ini akan berlangsung selama 8 hari pada tanggal 14-21 Februari 2025 dengan estimasi dua sorti penerbangan setiap harinya.

Baca Juga: Pengurus Majelis Dakwah Islamiyah DKI Jakarta Periode 2024-2028 Dilantik, Basri Baco: 2025 Jadi Tahun Politik Konsolidasi Golkar

"Langkah ini diambil sebagai upaya merespon potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi pada periode waktu tersebut," ujar Michael dalam keterangannya, Sabtu (15/2/2025).

Ia menambahkan, pelaksanaan OMC pada hari pertama, Jumat (14/2/2025) telah dilakukan sebanyak 2 sorti penerbangan dengan menggunakan bahan semai sebanyak 1.600 kg NaCl food grade.

"Misi operasi pada hari pertama menargetkan wilayah sasaran penyemaian di sekitar Selat Sunda dan Barat Laut Jakarta pada sorti 1, sedangkan pada sorti 2 menyasar pada wilayah target Barat Daya Jakarta," tuturnya.

Baca Juga: Majelis Dakwah Islamiyah DKI Jakarta Gelar Pelantikan 49 Pengurus Masa Bakti 2024-2028, Berikut Nama-namanya!

Sementara itu, Supervisi Deputi Modifikasi Cuaca BMKG Fikri Nur Muhammad menyatakan, pada dasarian II Februari 2025 terdapat pertumbuhan awan lebih dari 70% merata di wilayah Jawa bagian Barat termasuk DKI Jakarta.

“Potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat secara umum memiliki potensi tinggi. Prediksi kelembaban udara di setiap lapisannya cukup lembab mencapai 90%”, imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah berhasil melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah Jakarta pada 1-6 Februari 2025.

Baca Juga: Bingung Akhir Pekan Kemana? Jadwal 7 Konser Gratis di Jakarta, Ada Juicy Luicy hingga Kahitna

Operasi ini dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Berdasarkan data BMKG, hasil akumulasi kegiatan OMC 2025 kali ini berhasil menurunkan curah hujan bahkan mencapai 56%-64%. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y