Jakarta

Canangkan Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Semua Pihak Ikut Cegah Stunting

Sastra Yudha | 8 Mei 2025, 14:51 WIB
Canangkan Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Semua Pihak Ikut Cegah Stunting

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mencanangkan Gerakan Ibu Hamil dalam rangka Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang Tahun 2025.

Pencanangan Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu tersebut dipusatkan di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (08/05/2025).

Acara ini diikuti secara daring oleh petugas Posyandu di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Catat! 723 Unit Hunian Rusun Jagakarsa Diprioritaskan untuk Korban Banjir Kali Krukut dan Mampang, Diresmikan Gubernur DKI Pramono Anung Hari Ini

Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menjelaskan, Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang Tahun 2025 ini merupakan salah satu upaya intervensi pencegahan stunting.

"Gerakan Ibu Hamil ini merupakan bagian dari program Gerebek Posyandu sebagai salah satu upaya intervensi pencegahan stunting sejak dini. Program ini bukan hanya jadi prioritas tingkat kabupaten, tapi juga secara nasional," ungkap Wabup Intan.

Dikatakan Intan Nurul Hikmag, gerakan yang menyasar para ibu hamil ini diharapkan mampu mencegah timbulnya kasus Stunting baru.

Melalui gerakan ini upaya-upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil dilakukan dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat lintas sektor, termasuk pihak swasta.

"Gerakan Ibu Hamil ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat," tegasnya.

Nantinya, lanjut Intan, ibu-ibu hamil akan mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilannya serta pendampingan dari para tenaga kesehatan.

Dia mengapresiasi para pihak yang telah berupaya keras merealisasikan program-program pencegahan Stunting dan percepatan penurunannya.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara aktif dalam pencegahan dan penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang," ucapnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Chelsea vs Djurgarden di Semifinal UECL, 9 Mei 2025: Misi The Blues Amankan Final Tanpa Drama

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Mucklis melaporkan bahwa Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan OPD, TP PKK, kecamatan, Puskesmas, desa, kader posyandu termasuk pihak swasta untuk terus menguatkan program Gerebek Posyandu dan program turunannya seperti Gerakan Ibu Hamil.

"Gerebek Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayaan balita dan ibu hamil yang dilaksanakan selama tahun 2025 di seluruh Posyandu di wilayah Kabupaten Tangerang," katanya.

Dia berharap dengan adanya Gerebek Posyandu tahun kedua ini, balita dan para ibu hamil akan lebih banyak lagi terlayani dengan lebih baik sehingga angka Stunting Kabupaten Tangerang yang masih sekitar 7,7 persen dapat terus ditekan.

Gerakan ini, lanjut Mucklis, berlangsung di 2.352 Posyandu di seluruh Kabupaten Tangerang, dengan sasaran balita sebanyak 243.811 anak.

Baca Juga: Mobil Bekas Chevrolet Trax Premier 2019 Dijual, Tanpa Bekas Tabrakan atau Banjir! Mobil Bekas Siap Pakai, Harga Cuma Rp14 Jutaan!

"Untuk balita-balita yang bermasalah dengan gizi, kami akan berikan PMT selama 3 bulan. Ibu hamil yang bermasalah dengan gizi, kita berikan PMT selama 4 bulan," ujarnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.