Jakarta

Gelar Temu Mitra Usaha Mikro, Bupati Tangerang Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung Ketahanan Ekonomi Keluarga

Sastra Yudha | 28 Mei 2025, 08:39 WIB
Gelar Temu Mitra Usaha Mikro, Bupati Tangerang Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung Ketahanan Ekonomi Keluarga

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) menggelar Temu Mitra Usaha Mikro 2025.

Kegiatan Temu Mitra Usaha Mikro 2025 ini digelar di Vega Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Berlangsung selama dua hari, sejak kemarin hingga hari ini Rabu (28/5/2025).

Sebanyak 142 pengusaha mikro mitra Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Dana Bergulir (PDB) pada Diskum turut mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan Temu Mitra Usaha Mikro 2025 ini dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid.

Baca Juga: Benarkah Kapal Nabi Nuh Karam di Timor? Menguak Misteri Bukit Fatukopa yang Dikeramatkan

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mendorong roda perekonomian masyarakat dengan menguatkan usaha mikro sebagai tulang punggung ketahanan ekonomi keluarga.

Bupati Maesyal mengatakan, Temu Mitra Usaha Mikro 2025 ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah melalui Diskum terhadap para pelaku usaha mikro yang telah menjadi mitra UPTD PDB.

"Usaha mikro memiliki peran strategis dalam mendorong roda perekonomian masyarakat. Kita akan terus berupaya usaha mikro ini mampu menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi keluarga," ungkap Bupati.

Kegiatan Temu Mitra Usaha Mikro 2025 ini mengusung tema: "Naik Kelas Bersama Mitra, Wujudkan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang yang Unggul dan Inklusif".

Menurut dia, temu mitra ini menjadi momen untuk memperkuat dan mempererat sinergitas antara pemerintah dan para pelaku usaha mikro, agar mampu tumbuh dan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

“Temu Mitra ini bukan hanya bentuk apresiasi, tapi juga merupakan momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha mikro," katanya.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini berharap, usaha mikro mampu tumbuh mendiri dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga: Transaksi Digital di Kepulauan Seribu Tumbuh Positif, Bank DKI dan OJK Beri Dukungan Lewat Gencarkan Goes To Pulau Pramuka

"Tujuannya agar usaha mikro semakin siap menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif dan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi," jelasnya

Maesyal menandaskan kepercayaan yang telah terjalin ini dijaga selama ini dapat terus dijaga.

Hubungan yang telah terjalin baik tersebut hendaknya juga bisa diwujudkan dengan pemanfaatan dana bergulir secara bijak dan disiplin.

“Saya harap kepercayaan yang telah terjalin ini dijaga dengan baik melalui pemanfaatan dana bergulir secara bijak dan disiplin,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat hubungan kemitraan antara UPTD PDB dengan mitra usaha mikro.

Anna Ratna menekankan pentingnya kepatuhan dalam pengelolaan dan pengembalian dana bergulir, agar program ini bisa terus berlanjut dan berkembang.

“Kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih erat serta meningkatkan kesadaran mitra bahwa dana bergulir ini adalah bentuk kepercayaan yang harus dikelola secara profesional," katanya.

"Ini bukan sekadar pinjaman, tapi bagian dari upaya besar membangun ekonomi daerah,” tambah Anna.

Baca Juga: Rahasia Liburan Keluarga Tetap Seru Meski Dompet Tipis, Simak Triknya Berikut ini!

Anna manambahkan UPTD PDB sebagai pelaksana kegiatan, turut memperkenalkan pendekatan 5K dalam membangun kepercayaan terhadap pelaku usaha mikro.

5K tersebut, lanjut Anna, yaitu: Karakter, Kondisi, Kemampuan, Kapital, dan Kolateral.

"Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas kemitraan serta menjaga perputaran dana bergulir secara sehat dan berkelanjutan," imbuhnya.

Para peserta akan mendapatkan berbagai materi dari narasumber yang berasal dari lembaga keuangan terkemuka seperti PT. Penjaminan Kredit Daerah Banten, Bank Jabar Banten, dan Bank Syariah Indonesia.

"Kemitraan ini kami harapkan sebagai upaya untuk mendorong usaha mikro agar lebih berorientasi pada pasar yang semakin kompetitif dengan penguatan modal usaha yang cukup," ucap Anna.

Anna menjelaskan ratusan pengusaha mikro ini dipertemukan dengan sejumlah mitra-mitra Diskum, dimana UPTD PDB dapat membantu para pengusaha mikro dari sisi permodalan untuk melakukan pinjaman dana bergulir dengan bunga yang sangat rendah.

"Nantinya UPTD PDB dapat memberikan pinjaman dengan bunga 4% kepada seluruh pengusaha mikro yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkapnya.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Pemeriksaan Mata: Deteksi Dini Cegah Risiko Penyakit Serius

Dalam pemanfaatannya, Anna turut menekankan pentingnya pengembalian dana bergulir dan menekan angka dana bergulir bermasalah.

"Sebab dana yang diberikan kepada para usaha mikro berbentuk pinjaman atau pembiayaan," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.