Jakarta

Rayakan Lebaran Anak Yatim 2025: Bupati Maesyal Berikan Santunan di Pagedangan, Wabup Intan di Sepatan, Ini Pesan yang Disampaikan

Sastra Yudha | 7 Juli 2025, 07:30 WIB
Rayakan Lebaran Anak Yatim 2025: Bupati Maesyal Berikan Santunan di Pagedangan, Wabup Intan di Sepatan, Ini Pesan yang Disampaikan

AKURAT JAKARTA - Lebaran Anak Yatim diperingati setiap tanggal 10 Muharam. Tahun ini, bertepatan dengan tanggal 6 Juli 2025, kemarin.

Salah satu tradisi yang rutin dilakukan umat Islam saat Lebaran Anak Yatim adalah memberikan santunan dan kegiatan yang menggembirakan anak Yatim.

Seperti apa yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah.

Baca Juga: Anti Mainstream! Ini 5 Surga Tersembunyi di Pulau Seribu untuk Liburan Hemat

Dalam rangka merayakan Lebaran Anak Yatim 2025, Bupati Maesyal menghadiri Santunan Anak Yatim di Masjid Raya Raudhatul Jannah, Kecamatan Pagedangan, pada Sabtu (5/7/2025) malam.

Sedangkan Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri acara santunan Anak Yatim se-Desa Karet, Mekarjaya dan Lebak Wangi, yang digelar di Aula HAJ Kecamatan Sepatan, pada Minggu (6/7/2025).

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, lebaran anak Yatim ini bukan hanya sebagai sarana bersilahturahmi dan memperkuat iman semata.

Namun, lanjutnya, juga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari nilai-nilai luhur Islam yakni memperhatikan nasib anak yatim.

Maesyal berharap sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Kemenag, Baznas dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat sehingga semakin banyak anak-anak dan masyarakat yang dapat dibantu untuk meringankan kebutuhannya.

"Mudah-mudahan kolaborasi ini semakin kuat sehingga semakin banyak juga perhatian kepada anak yatim termasuk sarana-sarana ibadah dan program bedah rumah," harapnya.

Baca Juga: Cara Mengelola Uang Dari Timothy Ronald Agar Jadi Sumber Kekayaan, Bukan Sekadar Alat untuk Mengejar Hidup

Hal senada juga disampaikan Wabup Intan Nurul Hikmah. Ia mengatakan acara santunan anak yatim bukan hanya memperkuat iman semata, namun sebagai bentuk kepedulian sosial, gotong royong dan empati yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat.

"Acara ini bertujuan bukan hanya memperkuat dan mempertebal iman semata, namun juga suatu bentuk nyata kepedulian sosial, gotong royong dan empati yang telah menjadi budaya masyarakat kita," ungkap Wabup Intan

Intan menambahkan, anak-anak yatim juga adalah generasi penerus yang perlu di jaga, motivasi dan disiapkan untuk menjadi pribadi yang kuat untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Untuk itu, pihaknya juga berpesan kepada anak-anak agar terus semangat belajar. Jangan pernah putus harapan karena pasti ada pihak-pihak yang peduli dan mau membantu mewujudkan cita-cita mereka semua.

"Saya berpesan, teruslah semangat, rajin belajar dan gapai cita setinggi-tingginya," ujarnya.

Baca Juga: Simak! 7 Kebohongan Soal Uang Ini Diam-diam Jadi Penyebab Hidup Selalu Terjebak Dalam Lingkaran Kemiskinan

Wabup Intan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan berbagai pihak telah memulai program sekolah gratis dan beasiswa untuk perguruan tinggi untuk anak-anak dan generasi muda yang ingin menyelesaikan pendidikannya.

"Semoga dengan langkah strategis pemerintah daerah ini dapat memberikan akses pendidikan yang mudah dijangkau bagi seluruh anak-anak di wilayah Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.