BMKG Prediksi Musim Hujan Berlangsung hingga Akhir Tahun, Bupati Tangerang Minta Camat dan OPD Siaga Antisipasi Bencana Banjir

AKURAT JAKARTA - Badan Meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan tahun ini akan berlangsung panjang hingga akhir tahun.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dalam rapat koordinasi Forkopimda yang dilaksanakan di ruang rapat Wareng, pada Jumat (22/8/2025).
Rakor Forkopimda tersebut dihadiri oleh seluruh camat, pimpinan OPD, serta perwakilan BMKG dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Baca Juga: Tanpa Biaya Tambahan! Ini 5 Sampah Dapur yang Bisa Jadi Pupuk Alami yang Ampuh
Disebutkan bahwa wilayah Banten, termasuk Kabupaten Tangerang, akan mengalami musim hujan yang lebih panjang dari biasanya.
Curah hujan yang seharusnya mulai menurun sejak pertengahan tahun, justru masih berlangsung hingga September–Oktober. Bahkan diperkirakan hingga Januari 2026 mendatang.
Karena itu, Bupati Tangerang menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang panjang tersebut.
Apalagi, BMKG memperingatkan kemungkinan curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Banten.
“Kemarau tahun ini pendek, jadi otomatis hujannya panjang. Sejak Januari sampai sekarang curah hujan masih tinggi. Diprediksi ke depan kondisi ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Maesyal meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipasi sejak dini.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Hentikan Overthinking, Bikin Hidup Kamu Lebih Tenang
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kesiapan logistik. Ia menekankan agar stok kebutuhan darurat disiapkan sebelum Januari, saat biasanya anggaran baru berjalan.
“Biasanya Januari kita repot, karena anggaran belum ada, sementara bencana sudah datang. Jadi stok harus dipersiapkan. Jangan sampai Januari–Februari tidak tersedia,” tegas Bupati.
Selain logistik, pencegahan di lapangan juga menjadi focus bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.
Ia menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar segera memprogramkan pemangkasan pohon-pohon besar mulai September hingga November.
Pohon-pohon yang sudah tua, cabangnya rapuh, atau tumbuh condong ke jalan harus dipangkas agar tidak menimbulkan korban jika terjadi hujan angin atau puting beliung.
Baca Juga: Golkar Apresiasi Pelantikan 2.703 PPPK Tahap I 2024, Harap Jadi Pematik Semangat Pegawai
Bupati Maesyal mencontohkan kejadian di Kecamatan Jambe beberapa waktu lalu, yang menimbulkan kerugian akibat pohon tumbang. Ia meminta agar kasus serupa tidak terulang.
Bupati Maesyal Rasyid juga mengingatkan pentingnya pengawasan di titik-titik rawan banjir, seperti di Balajubencungan.
Ia mengapresiasi langkah cepat Bappeda bersama dinas terkait dalam merespons kondisi wilayah rawan.
Namun, ia menegaskan bahwa pemantauan tidak boleh berhenti hanya pada tahap awal saja.
Menurutnya, camat harus menjadi garda terdepan untuk memastikan wilayah masing-masing tetap aman dari risiko banjir maupun dampak lain musim hujan panjang.
Baca Juga: Kuliner Indonesia Warisan Belanda yang Populer dan Tetap Eksis hingga Kini
“Intinya semua harus siap. Dari camat, OPD, hingga masyarakat. Kita tidak boleh lengah karena musim hujan panjang ini bisa berdampak besar pada aktivitas warga,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


