Jakarta

Kuliner Indonesia Warisan Belanda yang Populer dan Tetap Eksis hingga Kini

Zainal Abidin | 23 Agustus 2025, 08:00 WIB
Kuliner Indonesia Warisan Belanda yang Populer dan Tetap Eksis hingga Kini

AKURAT JAKARTA - Indonesia mempunyai berbagai sajian kuliner yang tercipta dari perpaduan budaya.

Salah satu jejak sejarah yang masih terasa hingga hari ini adalah pengaruh Belanda dalam dunia kuliner.

Selama lebih dari tiga abad masa kolonial, banyak hidangan Belanda yang kemudian beradaptasi dengan cita rasa lokal, melahirkan ragam makanan unik yang tetap digemari hingga sekarang.

Baca Juga: 5 Produk Me Time di Rumah yang Murah dan Bisa Tenangkan Pikiran

Berikut beberapa kuliner Indonesia yang merupakan warisan Belanda dan populer hingga saat ini:

1. Rijsttafel

Konsep jamuan makan dengan banyak hidangan kecil yang disajikan sekaligus.

Baca Juga: Ingat! Besok Ada Konser For Revenge dan Rebellion Rose di Primajasa Exhibition Center Tasikmalaya, Cek Jadwal Lengkap Serana & Samudra Tour 2025

Awalnya diperkenalkan Belanda untuk menikmati aneka masakan Nusantara dalam satu waktu.

2. Semur

Berasal dari kata Belanda smoor. Diadaptasi dengan kecap manis dan rempah lokal, menghasilkan masakan berkuah gurih manis yang khas.

Baca Juga: Jakarta Punya 6 Tempat Makan Nuansa Pedesaan, Cocok untuk Healing Akhir Pekan

3. Bistik Jawa

Versi lokal dari steak Belanda, dimasak dengan bumbu Nusantara dan disajikan dengan sayuran serta kuah segar.

4. Selat Solo

Mirip bistik, tetapi hadir dengan kuah manis segar dan sayuran lengkap.

Baca Juga: The Papandayan Jazz Fest 2025 Digelar Awal Oktober, Hadirkan Puluhan Musisi Lintas Genre, Berikut Daftar Penampil dan Harga Tiketnya!

Selat Solo menjadi ikon kuliner khas Kota Solo.

5. Risoles

Camilan ini sangat populer di Indonesia dan hampir ada di setiap acara.

Baca Juga: Simak, Berikut Cara Minimalkan Risiko Kanker Payudara dengan Tiga Olahraga Ini

Risoles umumnya berisi ragout ayam atau sayuran, dibungkus kulit tipis, lalu digoreng renyah.

Saking populernya, risoles sangat mudah ditemukan dan selalu tersedia di warung-warung jajanan pasar.

6. Perkedel

Baca Juga: Dari Sayuran Hijau sampai Susu, Ini 5 Rahasia Makanan Penopang Tulang Sehat

Kuliner ini diadaptasi dari makanan khas Belanda, frikadel.

Frikadel sebenarnya berbahan dasar daging cincang.

Di Indonesia, makanan ini dikenal dengan nama perkedel dengan bahan dasar kentang goreng berbumbu.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Kota Terpadat 2025, Posisi Jakarta Terungkap

7. Lapis Legit (Spekuk)

Kue berlapis-lapis dengan rasa manis gurih mentega dan rempah, identik dengan hidangan istimewa saat perayaan besar.

8. Klappertaart

Baca Juga: Tips Jitu Jaga Kesehatan Pencernaan, Urutan Terakhir Sering Terlewatkan

Klappertaart dikenal sebagai sajian khas Manado.

Kue lembut ini berbahan dasar kelapa muda, susu, dan mentega, hasil pengaruh dessert Belanda.

9. Poffertjes

Baca Juga: 5 Kota di Dunia yang Paling Nyaman untuk Pejalan Kaki

Panekuk mini ini mempunyai tekstur yang lembut dan manis, sering dijumpai di festival kuliner atau pasar malam.

Kehadiran kuliner warisan Belanda ini membuktikan bahwa percampuran budaya dapat melahirkan identitas baru dalam dunia gastronomi. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.