Daewoong Foundation Tawarkan Rp 600 Juta untuk Peneliti Medis Muda Indonesia

AKURAT JAKARTA - Daewoong Foundation kembali membuka pendaftaran Young Medical Scientist Research Grant 2025, sebuah program pendanaan riset yang ditujukan untuk mendukung peneliti medis muda di Indonesia.
Program ini menawarkan dukungan riset hingga Rp 600 juta (setara KRW 50 juta) untuk proyek penelitian selama satu tahun, terhitung mulai Desember 2025 hingga November 2026.
Tahun ini, Daewoong Foundation menetapkan enam tema riset yang menjadi fokus utama, meliputi:
Baca Juga: Fenomena Alam Gerhana Bulan Total Terjadi 7-8 September 2025 di Indonesia
1. Novel Mechanism-Based Degraders
2. AI-Driven Drug Discovery untuk pengembangan obat lengkap dari identifikasi target hingga terapi.
3. Platform terapi gen inovatif dan penemuan gen terkait penyakit.
4. Terapi sel inovatif untuk pemulihan fungsi jaringan.
5. Optimalisasi formulasi penghantaran biofarmasi ke jaringan dengan akses rendah, seperti sistem saraf pusat (CNS).
6. Penelitian senyawa baru dan jalur penuaan menggunakan primata non-manusia.
Baca Juga: GP Ansor DKI Jakarta Berduka Meninggalnya Affan, Minta Penegakan Hukum Adil atas Insiden Demo
Syarat dan Pendaftaran
Program ini terbuka bagi para peneliti muda berusia di bawah 45 tahun (lahir pada atau setelah 1 Januari 1980) yang memiliki latar belakang dokter, dokter hewan, apoteker, atau doktor (PhD).
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui email resmi Yayasan hingga 12 September 2025.
Soyeon Cho, Manager Daewoong Foundation, menegaskan komitmen mereka dalam mendukung talenta-talenta muda Indonesia.
“Kami akan terus mendukung pertumbuhan akademik dan tantangan kreatif para peneliti medis muda di Indonesia, sekaligus menemukan talenta unggul yang dapat berkontribusi pada inovasi teknologi medis baik di dalam negeri maupun secara internasional,” ujarnya.
Proses seleksi akan mencakup penilaian dokumen dan wawancara. Hasil akhir akan diumumkan pada November 2025.
Didirikan pada 1984, Daewoong Foundation berfokus pada pengembangan kesehatan masyarakat dan teknologi medis.
Program mereka mencakup beasiswa, pendanaan riset, serta layanan sosial. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui email resmi Yayasan: [email protected]. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

