Jakarta

Keren! World Clean Up Day 2025 di Kabupaten Tangerang Diperingati dengan Aksi Bersih-bersih Massal, Digelar di 30 Lokasi dan Diikuti Ribuan Orang

Sastra Yudha | 21 September 2025, 07:17 WIB
Keren! World Clean Up Day 2025 di Kabupaten Tangerang Diperingati dengan Aksi Bersih-bersih Massal, Digelar di 30 Lokasi dan Diikuti Ribuan Orang

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperingati World Clean Up Day 2025 dengan bersih-bersih massal yang melibatkan ribuan orang, Sabtu (20/9/2025).

Aksi bersih-bersih massal dalam rangka memperingati World Clean Up Day 2025 ini digelar di 30 lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini difokuskan pada pengumpulan sampah anorganik, terutama sampah plastik.

Baca Juga: Dirut PAM Jaya Minta Maaf, Mulai 2026 Ada 100 Proyek Galian di Berbagai Ruas Jalan di Jakarta

Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dipusatkan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan.

“Hari ini kita laksanakan World Clean Up Day, sebuah kegiatan global yang diperingati oleh lebih dari 180 negara," ungkapnya.

Di Kabupaten Tangerang, aksi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah dengan melibatkan para camat, lurah, hingga ke tingkat lingkungan.

Kegiatan ini juga diikuti oleh internal Dinas LHK melalui keterlibatan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari sembilan wilayah, sehingga total terdapat lebih dari 30 titik aksi yang dilakukan secara serentak.

Baca Juga: Menjelang Piala Dunia U-17, Zaki Iskandar Sebut Timnas Akan Terus Berbenah

Tercatat lebih dari 2.500 peserta ambil bagian dalam aksi bersih-bersih massal ini, mencerminkan antusiasme dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat terhadap isu lingkungan.

Fokus utama aksi ini adalah pengumpulan sampah anorganik seperti plastik yang memiliki potensi untuk didaur ulang.

Sampah yang berhasil dikumpulkan ditimbang dan dicatat untuk kemudian dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup.

Sementara sampah organik, seperti dedaunan dan sampah makanan, akan dikelola secara terpisah dan diolah menjadi kompos.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi bentuk aksi nyata untuk mengedukasi dan menyadarkan masyarakat Kabupaten Tangerang akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat," ujarnya.

Baca Juga: Dieng Park, Wisata Alam Lengkap dengan Panorama Telaga Warna

Dikatakan Ujat, lingkungan yang bebas dari sampah adalah fondasi kemajuan daerah.

"Tanpa kebersihan, segala bentuk pembangunan akan sulit terlihat hasilnya," tuturnya.

Aksi World Clean Up Day ini tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik area publik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif warga tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk terus mendorong gaya hidup minim sampah dan meningkatkan praktik daur ulang di tengah masyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.