Jakarta

Buka Bimtek Pengelolaan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Sebut Penggerak Ekonomi Kerakyatan Dimulai dari Desa

Sastra Yudha | 30 September 2025, 15:13 WIB
Buka Bimtek Pengelolaan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Sebut Penggerak Ekonomi Kerakyatan Dimulai dari Desa

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan pentingnya penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa.

Hal itu disampaikan Bupati Maesyal saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Mahogani Ballroom Aryaduta Hotel, Kelapa Dua, Senin (29/9/2025).

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi menjadi wadah yang mampu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga: Program 1 RT 1 APAR Sudah Jalan, Tapi Kok Kebakaran Hebat Masih Terjadi di Tamansari, Gubernur Pramono Beberkan Alasannya

"Koperasi harus menjadi tuntunan nyata bagi pembangunan bangsa. Dari desa inilah ekonomi kerakyatan dibangun, supaya masyarakat tidak selalu bergantung ke kota," tegasnya.

Bupati Maesyal mengatakan, ekonomi desa harus diberdayakan dan dikuatkan, salah satunya melalui koperasi desa/kelurahan Merah Putih.

"Jika ekonomi desa kuat, maka masyarakatnya akan lebih sejahtera," ungkap Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal tersebut.

Bupati Maesyal menambahkan, keikhlasan dan ketulusan juga menjadi kunci dalam membangun koperasi.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah bersama stakeholder terus menguatkan komitmen untuk memberikan dukungan, baik melalui akses pembiayaan, pendampingan, maupun pemanfaatan ruang desa sebagai kantor koperasi sementara.

"Walaupun anggaran terbatas, jika dikelola dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, Insya Allah akan selalu ada jalan," ujarnya.

Baca Juga: Bingung Pilih Dompet Digital? Ini Alasan Kenapa Banyak Orang Memakai Satu Aplikasi Saja

Bupati menyampaikan, pemerintah menyiapkan berbagai sumber, baik dari UPTD dana bergulir maupun CSR, untuk mendorong koperasi Desa Merah Putih agar benar-benar berjalan dan tidak stagnan.

Bupati berharap kegiatan Bimtek tersebut nantinya mampu memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, serta menciptakan sistem kelembagaan yang sehat, transparan, dan berdaya saing.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Rd. Anna Ratna Maemunah, dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan Bimtek tersebut untuk meningkatkan kompetensi pengawas koperasi dalam tata kelola, akuntabilitas, serta pemanfaatan dana bergulir.

"Peserta kegiatan ini sebanyak 137 orang, yang merupakan seluruh Ketua Pengawas KDKMP dan KKMP se-Kabupaten Tangerang," ungkapnya.

Baca Juga: Memahami Keloid, Bekas Luka Menonjol yang Bisa Dicegah dan Diobati

Sedangkan untuk narasumber berasal dari Dinas Koperasi, BRI, Ikatan Notaris Indonesia, Perum Bulog, Pertamina Patra Niaga, Telkom Indonesia, hingga PKN STAN.

"Kegiatan dilaksanakan satu hari penuh dengan metode materi, diskusi, dan tanya jawab," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.