Jakarta

Pemkab Tangerang Gelar Latihan Petugas Pemulasaraan Jenazah, Diikuti Ratusan Orang dari 274 Desa, Guna Tingkatkan Layanan Sosial

Sastra Yudha | 30 Oktober 2025, 07:51 WIB
Pemkab Tangerang Gelar Latihan Petugas Pemulasaraan Jenazah, Diikuti Ratusan Orang dari 274 Desa, Guna Tingkatkan Layanan Sosial

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Bagkesra Sekretariat Daerah (Setda) menggelar Pelatihan Petugas Pemulasaraan Jenazah Tahun 2025.

Kegiatan yang diikuti ratusan orang perwakilan dari 274 desa/kelurahan ini digelar di Hotel Lemo Kelapa Dua, pada Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat pelayanan social keagamaan, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kemanusiaan.

Baca Juga: Cacat Secara Hukum, Ketua Pansus KTR dari Golkar Farah Savira Minta Tempat Khusus Merokok Tidak Indoor

Para peserta pelatihan nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan pemulasaraan jenazah di wilayah masing-masing.

Kabag Kesra Kabupaten Tangerang, Chaidir, menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memuliakan kehidupan dan kematian warga.

“Kematian adalah suatu kepastian. Dalam Islam, memuliakan jenazah adalah kewajiban fardhu kifayah yang menjadi tanggung jawab bersama umat," jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, kemampuan dalam memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai syariat adalah bentuk penghormatan terakhir yang sangat mulia.

Menurut Chaidir, kegiatan ini merupakan bagian penting dari visinya membangun Kabupaten Tangerang yang Sejahtera, Religius, dan Berdaya Saing.

Dengan adanya pelatihan ini, setiap desa dan kelurahan diharapkan memiliki petugas terlatih yang memahami tata cara pemulasaraan secara syar’i.

Baca Juga: BLACKPINK: DEADLINE in Jakarta Guncang GBK, Ini Panduan dan Jadwal Penukaran Tiket Resmi

“Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di momen-momen duka cita yang memerlukan empati dan profesionalitas tinggi,” tegasnya.

Selain memperkuat kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan membangun solidaritas antarwarga dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pelatihan ini menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan masyarakat, guna memastikan pelaksanaan syariat Islam di bidang pelayanan sosial keagamaan berjalan secara berkelanjutan.

Di Bawah kepemimpinan Bupati Maesyal Rasyid dan Wabup Intan Nurul Hikmah, Pemkab Tangerang telah menjalankan berbagai program penguatan keagamaan.

Mulai dari pembangunan sarana ibadah, bantuan operasional lembaga keagamaan, program sanitasi pesantren, hingga pelatihan-pelatihan bagi petugas pelayanan umat.

“Semua program tersebut adalah bagian dari komitmen kita untuk membangun masyarakat yang berakhlak, berempati, dan berjiwa sosial tinggi,” jelasnya.

Baca Juga: Gak Main-main, Mensos Coret 600 Ribu Penerima Bansos Terbukti Main Judi Online

Chaidir menegaskan bahwa menjadi petugas pemulasaraan jenazah bukan hanya pekerjaan sosial, tetapi juga amal ibadah dengan pahala besar di sisi Allah SWT.

"Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan,” pesannya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.