Puncak Peringatan Hakordia 2025, Pemkab Tangerang Mantapkan Langkah Jadi Daerah Percontohan Integritas

AKURAT JAKARTA - Puncak Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 tingkat Kabupaten Tangerang digelar di Lemo Hotel Serpong, Tangerang, pada Kamis (11/12/2025).
Hakordia 2025 tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar sepanjang November-Desember 2025. Berbagai kegiatan edukatif dan kampanye publik digelar di momen ini.
Mulai dari Lomba Karya Tulis & Poster Digital, Kampanye Publik di Radio, hingga Puncak Acara dengan talkshow bertema “Satukan Aksi Basmi Korupsi untuk Tangerang Semakin Gemilang”.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Penampakan Fenomena Hujan Meteor Geminid di Akhir Tahun
Di momen peringatan Hakordia 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga memantapkan langkah menjadi daerah percontohan integritas yang bebas dari korupsi.
Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk meneguhkan transformasi pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Hakordia 2025 bukan sekadar peringatan kalender tahunan.
Tetapi tonggak konsolidasi komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat.
"Peringatan ini adalah momen dunia untuk mengerahkan kekuatan bersama melawan musuh global, yaitu korupsi," tegasnya.
Ia mengingatkan kembali sejarah Hakordia yang lahir dari Konvensi PBB Melawan Korupsi (UNCAC) di Merida, Meksiko, tahun 2003.
Indonesia menegaskan komitmennya melalui ratifikasi UNCAC pada 2006, yang kemudian menjadi landasan bagi perbaikan tata kelola.
“Sejak itu, setiap tahun kita berdiri di sini bukan hanya untuk seremonial, tetapi memperbarui janji kita kepada ibu pertiwi bahwa Indonesia harus bebas dari korupsi,” serunya.
Kabupaten Tangerang juga telah memasuki era baru antikorupsi, dari kegiatan simbolis menjadi transformasi sistemik.
Transformasi tata kelola yang selama ini berjalan, antara lain meningkatnya capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MSCP) KPK, kolaborasi erat dengan lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan dan Kepolisian, hingga digitalisasi layanan publik yang mempersempit ruang pungli.
Penguatan pengawasan internal juga terus dilakukan melalui optimalisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan perluasan pembangunan Zona Integritas di berbagai perangkat daerah.
“Inilah evolusi semangat antikorupsi kita: dari seremoni menjadi substansi, dari wacana menjadi budaya kerja,” tegasnya.
Bupati Maesyal mengajak semua pihak menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai contoh daerah yang berintegritas, berinovasi, dan berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi.
"Dari Kabupaten Tangerang untuk Indonesia berintegritas," pungkas bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.
Sementara Inspektur Kabupaten Tangerang, Tini Wartini, menyampaikan bahwa Hakordia 2025 bertujuan membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya korupsi.
Peringatan ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat dalam menanamkan budaya etika serta akuntabilitas.
Peringatan ini bukan hanya menyasar ASN, tapi juga dunia pendidikan dan masyarakat umum agar tercipta lingkungan sosial yang menolak korupsi dalam bentuk apa pun.
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menjaga integritas, Pemkab Tangerang juga memberikan penghargaan kepada Desa Legok (Kecamatan Legok) sebagai Desa Percontohan Antikorupsi oleh Gubernur Banten.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada BLUD Puskesmas Tigaraksa yang memperoleh Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari KemenPAN-RB.
Baca Juga: Warga Jabodetabek! Nih Konser dan Festival Musik Sepanjang Desember 2025
Tak ketinggalan, Bupati Maesyal juga menyampaikan penghargaan kepada RSUD Balaraja yang konsisten membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.
Puncak peringatan Hakordia 2025 tingkat Kabupaten Tangerang ini dihadiri 213 orang, termasuk pemenang lomba, narasumber, dan pimpinan OPD. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

