Jakarta

Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Kukuhkan Bunda Literasi Desa dan Kelurahan 2025, Perkuat Fondasi SDM Unggul di Era Digital

Sastra Yudha | 16 Desember 2025, 10:41 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Kukuhkan Bunda Literasi Desa dan Kelurahan 2025, Perkuat Fondasi SDM Unggul di Era Digital

AKURAT JAKARTA - Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengukuhkan Bunda Literasi Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Tangerang tahun 2025.

Pengukuhan Bunda Literasi Desa dan Kelurahan dilaksanakan di Gedug Pendopo Bupati Tangerang, di Jalan Kisamaun, No.1, Tangerang, pada Senin (15/12/2025).

Pengukuhan ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dari akar rumput.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Bersama BP Taskin Gelar Sitaskin, Perkuat Sinergi Lintas Instansi dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya literasi di tengah tantangan era digital yang kian kompleks.

Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa literasi saat ini tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis.

Di tengah derasnya arus informasi digital, literasi berkembang menjadi kemampuan memahami, memilah, serta memproduksi informasi secara cerdas dan bertanggung jawab dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Di era digital, literasi tidak hanya soal baca tulis, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu menggunakan teknologi digital, internet, dan media sosial untuk mencari, memahami, serta menghasilkan informasi yang bermanfaat,” terangnya.

Menurut Rismawati, digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi para Bunda Literasi dalam menjalankan perannya di tengah keluarga dan masyarakat.

Baca Juga: Bukan Jogja atau Jatim, Ternyata Mahasiswa Terbanyak di Indonesia Ada di Provinsi Dekat Jakarta Ini, Berikut 10 Besar Berdasarkan Data BPS RI

Karena itu, upaya membangun masyarakat yang literat tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan.

“Ini adalah kerja keras kolektif untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, cerdas, sehat, dan sejahtera, sejalan dengan visi daerah serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” katanya.

Rismawati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan pengukuhan Bunda Literasi Desa dan Kelurahan tahun 2025.

Istri Bupati Maesyal Rasyid ini berharap, para Bunda Literasi yang telah dikukuhkan mampu menjadi motor penggerak literasi di wilayah masing-masing.

Peran mereka diharapkan tidak hanya simbolik, tetapi nyata sebagai motivator dan inspirator bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar gemar membaca, menulis, dan berpikir kritis.

“Bunda Literasi harus mampu membangun jejaring dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, komunitas, hingga media massa," tegasnya.

Baca Juga: Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta hingga 21 Desember 2025, Ini Penyebabnya

"Dengan kolaborasi, gerakan literasi bisa menjangkau lebih luas dan memberi dampak yang lebih besar,” sambungnya.

Ia pun mendorong lahirnya program-program literasi yang inovatif dan kontekstual, serta keteladanan nyata dari para Bunda Literasi dalam kehidupan sehari-hari.

Keteladanan tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran literasi sebagai kebutuhan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Melalui gerakan literasi yang kuat, merata, dan berkesinambungan, kita tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memajukan Kabupaten Tangerang secara menyeluruh,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.