Jakarta

Monitoring Program Gerebek Posyandu di Desa Jambe, Wabup Tangerang: Pencegahan Stunting Membutuhkan Kolaborasi Multisektor

Sastra Yudha | 16 Januari 2026, 09:39 WIB
Monitoring Program Gerebek Posyandu di Desa Jambe, Wabup Tangerang: Pencegahan Stunting Membutuhkan Kolaborasi Multisektor

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring pelaksanaan Gerebek Posyandu di Posyandu Tulip 5, Desa Jambe, Kecamatan Jambe, pada Kamis (15/1/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyerahkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa makanan bergizi dan susu untuk ibu hamil dan anak.

Gerebek Posyandu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita.

Baca Juga: Menkes Masukkan Skrining Kusta dalam Program Cek Kesehatan Gratis di 2026

Wabup Intan menyampaikan, Posyandu memiliki peran yang sangat vital sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan pendampingan kesehatan masyarakat di tingkat desa, bahkan sampai ke RT dan RW.

Program Gerebek Posyandu ini menjadi langkah strategis multisektor untuk memastikan pemantauan tumbuh kembang anak berjalan optimal, serta memperkuat pencegahan stunting sejak usia dini.

Pelaksanaan program Gerebek Posyandu ini juga semakin memperkuat layanan kesehatan bagi ibu dan anak di Kabupaten Tangerang.

“Melalui program Gerebek Posyandu, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh Posyandu aktif, berkualitas, dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," tegasnya.

Dikatakan Wabup Intan, upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak tidak bisa dilakukan sendiri. Tetapi membutuhkan kolaborasi multisektor antara pemerintah, kader Posyandu, masyarakat, akademisi dan swasta.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan Promo Ramadhan Blibli 2026, Diskon Gede dan Cashback Melimpah

Program Gerebek Posyandu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara serentak dan berkala di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

Melalui program ini, Pemkab Tangerang berharap dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menurunkan angka stunting, serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Monitoring Gerebek Posyandu ini dilakukan secara bergiliran dan berkeliling ke seluruh Posyandu di wilayah Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, monitoring dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang, Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, maupun diwakili oleh camat dan ketua TP PKK.

Pelaksanaan program Gerebek Posyandu tidak hanya pelayanan fisik, namun juga diisi dengan edukasi kesehatan kepada para orang tua, ibu hamil dan kader Posyandu.

Baca Juga: Plafon SDN 05 Pademangan Timur Roboh, Legislator Golkar Ramly HI Soroti Lemahnya Pengawasan

Edukasi tersebut menekankan pentingnya pola asuh yang tepat, asupan gizi seimbang, serta upaya pencegahan stunting yang harus dimulai sejak masa kehamilan.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi lengkap bagi bayi, sebagai perlindungan dasar terhadap berbagai penyakit.

Selain itu, juga ada upaya menurunkan angka kematian ibu melahirkan melalui pemeriksaan kehamilan rutin dan persalinan yang aman.

Pelaksanaan Gerebek Posyandu di Posyandu Tulip 5, Desa Jambe Dalam, ini menyasar 65 baduta (bawah dua tahun), 256 balita, dan 12 ibu hamil.

Seluruh sasaran mendapatkan pelayanan yang meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi, serta konsultasi kesehatan.

Baca Juga: Efek Domino 'Broken Strings': Nama Nikita Willy Terseret Spekulasi Warganet Terkait 'Artis Dingin'

Kegiatan Gerebek Posyandu di Posyandu Tulip 5 ini juga turut dihadiri oleh Camat Jambe, Ketua TP PKK Kecamatan Jambe, Kepala Desa Jambe, Ketua TP PKK Desa Jambe, serta para kader Posyandu.

“Kehadiran kami dan para pemangku kepentingan lainnya ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan nasional dan daerah,” pungkas Wabup Intan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.