Jakarta

BPBD Kabupaten Tangerang Siagakan 20 Truk Tangki Air untuk Antisipasi Dampak El-Nino

Sastra Yudha | 18 Agustus 2023, 23:31 WIB
BPBD Kabupaten Tangerang Siagakan 20 Truk Tangki Air untuk Antisipasi Dampak El-Nino

AKURAT.CO - Fenomena El-Nino yang kini tengah melanda sebagian wilayah Indonesia, menyebabkan sejumlah kebakaran dan kekeringan.

Untuk mengantisipasi dampak dari fenomena El Nino, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyiagakan sebanyak 20 truk tangki air.

Puluhan truk tangki air tersebut, disiapkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan kebakaran akibat cuaca ekstrem terkait fenomena El-Nino.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, puluhan truk tangki dipersiapkan untuk mengantisipasi ancaman kekeringan dan kebakaran bagi lahan pertanian maupun krisis air bersih bagi warga masyarakat.

Baca Juga: Penanganan Kasus Kebakaran Hotel F2 Melawai yang Tewaskan 3 Orang Diambil Alih Polres Jaksel

"Secara umum, situasi saat ini kita masih dalam keadaan relatif aman. Kita juga sudah melakukan mitigasi bencana dengan dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perkin dan juga dengan dinas lainnya. Kita sudah disiapkan 20 mobil tangki apabila dibutuhkan," ucapnya.

Dia menyampaikan, musim kemarau dan cuaca yang terik pada fenomena El Nino berpotensi menjadi penyebab kebakaran di wilayah Kabupaten Tangerang.

BPBD mencatat, pada dua pekan terakhir di bulan Agustus 2024 telah terjadi 24 peristiwa kebakaran di wilayah Kabupaten Tangerang, 9 di antaranya disebabkan oleh kebakaran dari rumput liar.

Kebakaran yang disebabkan oleh rumput liar ini, kata Ujat, diakibatkan oleh kelalaian dalam beraktivitas. Seperti melakukan pembakaran sampah hingga membuang puntung rokok sembarangan.

Baca Juga: Dirut Transjakarta Bantah Penyebab Kebakaran Halte Tandean Karena Korsleting Listrik

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada dalam melakukan aktivitas, jangan lalai. Kami juga ingatkan jangan melakukan pembakaran sampah di sembarang tempat, karena banyak ditemukan kasus dan pemicunya dari masalah tersebut," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.