Jakarta

Bupati Tangerang Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya, Ingatkan Warga Dampak Musim Kemarau

M Rahman Akurat | 25 Agustus 2026, 16:31 WIB
Bupati Tangerang Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya, Ingatkan Warga Dampak Musim Kemarau
Bupati Maesyal saat menghadiri acara Maulid Nabi SAW di Ponpes Al Hijaiyyah, Sindang Jaya. - (Dok. Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren Al Hijaiyyah, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (25/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum krusial bagi umat Islam.

Acara ini menjadi wadah untuk terus mengenang serta meneladani perjuangan dan akhlak mulia Rasulullah Muhammad SAW.

Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Minta ASN DKI Punya Mentalitas Pelayanan seperti Satpam BCA

Pentingnya Edukasi Maulid Bagi Generasi Muda

Menurut Bupati Maesyal, syiar Islam seperti Maulid Nabi harus rutin dilaksanakan. Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman mendalam kepada generasi muda mengenai sejarah hidup dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita harus terus melaksanakan kegiatan Maulid Nabi. Ini penting agar anak-anak kita, generasi muda kita, bisa mengetahui dan memahami siapa Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlaknya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Maesyal berharap agenda ini tidak sekadar menjadi ritual seremonial tahunan. Sebaliknya, momen ini harus menjadi pemicu untuk memperkuat keimanan kepada Allah SWT, mempererat tali silaturahmi antar warga dan meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Jelang Persija vs Persib di GBK, Jakmania Berharap Kondisi Jakarta Kondusif

Imbauan Waspada Musim Kemarau dan Krisis Air Bersih

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Bupati Maesyal Rasyid memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan warga terkait perubahan cuaca.

Mengingat wilayah Kabupaten Tangerang sudah memasuki musim kemarau, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Warga dilarang keras melakukan pembakaran sampah atau aktivitas pembakaran lainnya secara sembarangan di ruang terbuka. Kondisi lingkungan yang kering dapat memicu terjadinya kebakaran besar akibat kelalaian kecil.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati. Sekarang sudah memasuki musim kemarau. Jangan melakukan bakar-bakar sampah atau apapun di luar ruangan karena kalau lalai bisa berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.