Jakarta

Waspada Polusi Udara Jadi Pembunuh Diam-Diam, Terdapat 7 Juta Kematian Per Tahun di Dunia

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 19 Agustus 2023, 17:04 WIB
Waspada Polusi Udara Jadi Pembunuh Diam-Diam, Terdapat 7 Juta Kematian Per Tahun di Dunia

AKURAT.CO - Dokter Spesialis Anak RSCM, dr. Darmawan Budi Setyanto, SpA(K) menyebut bahwa polusi udara menjadi penyebab diam-diam 7 juta kematian setiap tahun di dunia. 

Sedangkan, setiap tahunnya 2,2 juta orang meninggal karena respirasi polusi.

Hal itu diungkapkan dr. Darmawan dalam seminar "Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan Anak" yang digelar oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) secara daring pada Jumat (18/08).

Baca Juga: Transjakarta Bakal Berlakukan Pangkat untuk Sopir, Jika Kecelakaan Sanksi Turun Pangkat

"Polusi udara merupakan pembunuh nyata yang diam-diam sebabkan 7 juta kematian, stroke jantung respirasi asma paru dan bisa sampai kanker," kata dr. Darmawan dikutip, Sabtu (19/08).

"Tiap tahun 2,2 juga orang meninggal belum waktunya karena penyakit respirasi polusi," sambungnya.

dr. Darmawan menerangkan, anak-anak lebih rentan terkena dampak polusi udara karena aspek fisiologi.

Baca Juga: 8 Tips Mencegah Karang Gigi, Kurangi Makanan Manis hingga Benang Gigi

"Polusi udara di dunia sebabkan gangguan negatif baik kesehatan, kesejahteraan, anak lebih rentan karena secara fisiologi mereka nafas mereka laju nafas yang lebih besar sehingga udara yang dihirudihir lebih banyak," terangnya.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirasi IDAI tersebut memaparkan dampak polusi udara menyerang organ dalam maupun luar manusia, serta memicu berbagai penyakit.

"Jadi dampak polusi ini di seluruh organ, kulit cepat tua, penyakit respirasi, gangguan darah, jantung, otak, dan kelahiran prematur, turunkan kesuburan, dan tingkatkan kesakitan," papar dr. Darmawan.

Baca Juga: Patroli Siber, Polisi Tangkap 2 Pelaku Eksploitasi Anak di Bawah Umur

Pada anak-anak, kata dr. Darmawan, polusi ini bisa menjadi pemicu stunting bahkan menyebabkan gangguan syaraf.

"Pada anak-anak polusi turut sumbang stunting pada anak. Meningkatkan resiko dan pneumonia, serta bisa ganggu syaraf bahkan bisa gangguan motorik mental dan tingkah laku pada anak," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.