Jakarta

Sambut KTT ASEAN, Polres Jaksel Gelar Operasi Cipta Kondisi dan Pencegahan Kejahatan Jalanan

Fadhil Dhuha Rizqullah | 3 September 2023, 15:15 WIB
Sambut KTT ASEAN, Polres Jaksel Gelar Operasi Cipta Kondisi dan Pencegahan Kejahatan Jalanan

AKURAT.CO - Menjelang puncak pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengambil tindakan tegas dengan melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dan Pencegahan Kejahatan Jalanan. 

"Langkah ini bertujuan untuk mencegah berbagai gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar, pencurian, dan penganiayaan yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Pol Ade Ary Syam dalam keteranganya, Minggu (3/9/2023).

Menurutnya, operasi ini melibatkan lebih kurang 100 orang anggota kepolisian, termasuk unit perintis presisi, piket fungsi, patko, anggota Polsek jajaran, serta tiga pilar dari TNI dan pol PP Jakarta Selatan, beserta pokdarkamtibmas (KSK). 

Baca Juga: Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Polres Jaksel Amankan 3 Pelaku

"Area yang menjadi fokus operasi meliputi sekitaran objek yang digunakan sebagai lokasi akomodasi para peserta/delegasi KTT ASEAN di Kawasan Setiabudi, Mampang, dan Kebayoran Baru," ucapnya.

Ade Ary menyebut, tindakan yang diambil dalam operasi ini melibatkan patroli dialogis dan patroli simpatik dengan melibatkan masyarakat untuk menjaga wilayahnya masing-masing. 

Dia menegaskan, upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerumunan hingga larut malam, menghentikan rombongan kendaraan yang melintas di sekitar objek akomodasi peserta KTT ASEAN, dan mengalihkan mereka melewati jalur lain agar tidak menimbulkan suara kebisingan, terutama balapan liar.

Baca Juga: Daftar 50 Bengkel Tempat Uji Emisi Khusus Mobil di Wilayah Jakarta Selatan. Berikut Lokasinya!

"Kelompok yang ditemukan membawa senjata tajam untuk keperluan tawuran akan ditindak tegas dengan mengamankannya di Polsek terdekat," tegasnya.

Selama operasi berlangsung, petugas patroli terus memberikan himbauan kepada warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban, mengurangi kecepatan kendaraan di jalan, serta menghindari tempat-tempat yang kurang terang yang rawan tindak begal. 

"Tiga pilar juga aktif memberikan himbauan kepada warga agar menutup akses keluar-masuk wilayah mereka. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan teratur menjelang KTT ASEAN ke-43 yang sebentar lagi akan berlangsung," tutupnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.