Jakarta

2 Periode Jadi Bupati, Bang Zaki Ubah Kabupaten Tangerang Jadi Kota Maju yang Berkembang Pesat

M Rahman Akurat | 17 September 2023, 17:55 WIB
2 Periode Jadi Bupati, Bang Zaki Ubah Kabupaten Tangerang Jadi Kota Maju yang Berkembang Pesat

AKURAT.CO - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 21 September 2023.

Ini merupakan periode kedua bagi Bang Zaki, panggilannya, menjabat bupati Tangerang.

Selama 10 tahun memimpin Kabupaten Tangerang, Zaki Iskandar telah mengawali pertumbuhan ekonomi yang mengesankan di wilayah ini. Menjadikan Kabupaten Tangerang maju pesat.

Zaki menggambarkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah satelit Jakarta yang mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

Pada awal masa pemerintahannya, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang mencapai 6,41% pada tahun 2013.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Mengenal Silat Beksi, Warisan Budaya Betawi yang Berkembang Hingga Generasi Ke-VIII

Selanjutnya, pertumbuhan ini terus berada di atas angka 5,5%. Bahkan, Zaki memproyeksikan realisasi investasi di Kabupaten Tangerang pada akhir tahun 2023 mencapai lebih dari Rp 20 Triliun.

Pertumbuhan ekonomi yang luar biasa ini mengungguli sejumlah daerah lain, yang pertumbuhannya di bawah 5,5%.

Sebagai contoh, Kabupaten Serang periode 2016-2019 hanya tumbuh antara 5,01% hingga 5,29%. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Indramayu selama periode 2016-2021 berada di bawah 2%.

Pandemi COVID-19 pada tahun 2020 sempat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang. Namun, berkat kebijakan yang tepat seperti pemberian bantuan sosial dan subsidi untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertumbuhan ekonomi berhasil pulih dan mencapai angka di atas 5% pada 2021 dan 2022.

"Kami berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,63% pada tahun 2021 dan 5,47% pada tahun 2022. Perlahan-lahan, ekonomi di daerah ini terus bangkit berkat potensi ekonomi yang beragam," ungkap Zaki dalam keterangan tertulis, Minggu (17/9/2023).

Baca Juga: Besok Mulai Operasi Zebra 2023, Polisi Fokus Tindak 15 Pelanggaran Ini

Selain itu, Zaki berhasil mengubah arah pembangunan di Kabupaten Tangerang, beralih dari sektor pertanian menjadi pembangunan perumahan yang berkembang pesat. Hal ini telah membuat Kabupaten Tangerang menjadi magnet bagi para investor.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam lima tahun terakhir mencatat realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 530,84 triliun, sementara penanaman modal asing (PMA) mencapai US$ 34,3 miliar atau setara Rp 497,48 triliun (kurs Rp 14.500).

Zaki juga mengumumkan rencana pembangunan empat ruas jalan tol yang akan membelah Kabupaten Tangerang. Ini tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.

Kinerja Zaki juga mencakup pembangunan sembilan kota satelit baru di Kabupaten Tangerang, seperti BSD City, Lippo Karawaci, Citra Raya, Tangerang New City, Paramount Land, Summarecon Serpong, Suvarna Sutera, PIK 2, dan Telaga Bestari.

Baca Juga: 5 Menit Dibuka, Tiket Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Langsung Ludes, Nitizen: Berasa War Tiket Konser

Selain itu, Zaki turut berperan dalam membangun Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan kota satelit tersebut.

Peningkatan kualitas tenaga kerja, terutama di sektor jasa, menjadi fokus BLK ini.

"Pelatihan akan mencakup berbagai bidang, mulai dari supir hingga chef, karena kota satelit membutuhkan pekerja dengan keahlian khusus. Kami juga berencana membuka BLK di daerah lain untuk mendukung kota-kota satelit lainnya," ujarnya.

Kabupaten Tangerang, yang juga dikenal sebagai miniatur Indonesia karena beragamnya etnis dan agama yang diwakili di sini, telah mengalami perubahan signifikan.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang sebelumnya melebihi 15% pada periode sebelum tahun 2010, kini turun ke level satu digit.

Jelang berakhirnya masa kepemimpinan Zaki, TPT Tangerang pada tahun 2022 berhasil mencapai level 7,88%, yang lebih rendah daripada daerah lain di Provinsi Banten seperti Kabupaten Pandeglang (9,24%), Kabupaten Lebak (8,55%), dan Kabupaten Serang (10,61%).

Baca Juga: Waduh, Uang Gembong Narkoba Fredy Pratama Buat Bikin Karaoke, Hotel dan Restoran

Zaki juga berhasil mengurangi tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Kabupaten Tangerang. Angka tertinggi yang pernah tercatat adalah 0,38 poin pada tahun 2014, dan kini telah membaik menjadi 0,282 poin pada tahun 2022.

Perbaikan ini merupakan hasil dari upah minimum Kabupaten (UMK) Tangerang yang meningkat, dari Rp 4.239.792,65 menjadi Rp 4.527.688,52 atau sekitar 7,02%. Peningkatan ini menunjukkan perbaikan dalam pemerataan pendapatan, serta memungkinkan masyarakat untuk memahami manajemen keuangan dengan lebih baik.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang juga terus meningkat dari tahun ke tahun, mencapai 72,97% pada tahun 2022, meningkat dari angka 69,57% pada tahun 2014.

Pencapaian ini mencerminkan kinerja yang luar biasa dari Bupati Ahmed Zaki Iskandar dalam memimpin Kabupaten Tangerang selama dua periode.

Kabupaten Tangerang telah berubah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan beragam, yang menciptakan peluang bagi masyarakatnya dan mendukung inklusi ekonomi yang lebih luas. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.