Jakarta

Gunung Semeru Meletus pada Pukul 05.40 WIB Hari Ini, Potensi Aliran Lahar 17 Kilometer

Ainun Kusumaningrum | 13 April 2024, 10:38 WIB
Gunung Semeru Meletus pada Pukul 05.40 WIB Hari Ini, Potensi Aliran Lahar 17 Kilometer

AKURAT JAKARTA - Gunung Semeru, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi atau meletus, pada pukul 05.40 WIB, Sabtu (13/4/2024).

Saat ini Pos Pengamatan Gunung Semeru menetapkan Gunung Semeru Level III atau Siaga. 

Dilansir dari akun X @PVMBG, tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 600 meter dari puncak.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Gunung di Magelang Yang Patut Didaki, Jangan Ngaku Pendaki Sejati Kalau Belum Pernah ke Gunung Nomor Dua dan Tiga

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi 120 detik," kata unggahan X Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto AP mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas dekat puncak gunung.

Terutama di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak. 

Baca Juga: Keluar dari Pekerjaan, Begini Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan."

"Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak, karena rawan bahaya lontaran batu.

Baca Juga: Simak Jadwal dan Diskon 20 Persen Tarif Tol Selama Arus Balik Lebaran 2024

Terlebih, bukan tidak mungkin batu yang dilontarkan merupakan batu pijar. 

"Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Semeru."

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil," ucapnya. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.