Jakarta

Jakarta Urutan 12 Kota dengan Udara Terburuk di Dunia, Masuk Kategori Sedang,

Ainun Kusumaningrum | 31 Agustus 2024, 08:32 WIB
Jakarta Urutan 12 Kota dengan Udara Terburuk di Dunia, Masuk Kategori Sedang,

ÀKURAT JAKARTA  - Jakarta masuk urutan 20 besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dengan posisi berada di urutan 12, hari ini.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.17 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada pada angka 96 atau masuk dalam kategori sedang.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kinshasa, Kongo di angka 179, urutan kedua Lahore, Pakistan di angka 160

Baca Juga: Hari Ini Cuaca Jakarta Diprediksi Cerah dan Cerah Berawan, Suhu 28-35 Derajat Celcius

Urutan ketiga Beijing, Cina di angka 157, urutan keempat Kuwait City, Kuwait di angka 134, dan urutan kelima Kampala, Uganda di angka 124.

Urutan keenam Cairo City, Mesir di angka 112, urutan ketujuh Tel Aviv-Yafo, Israel di angka 107, dan urutan kedelapan Delhi, India di angka 102.

Urutan kesembilan Tashkent, Uzbekistan di angka 102, urutan kesepuluh Dubai, Uni Emirat Arab di angka 99, dan urutan kesebelas Medan, Indonesia di angka 97.

Baca Juga: Siap Menangkan Maesyal-Intan, Milenial dan Gen Z: Mereka Memberikan Ruang Aspirasi untuk Anak-anak Muda

Kualitas udara kategori sedang apabila kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan.

Tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Sedangkan, kualitas udara kategori tidak sehat yakni udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Baca Juga: Benarkah Cacar Air Penyakit Sekali Seumur Hidup? Begini Penjelasan Dokter

Kemudian, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.