Jakarta

Korban Tewas Kebakaran Tambora, Seorang Karyawan yang Terjebak Asap karena Pintu dan Pagar Rumah Digembok

Hawa E. Azhari | 27 September 2024, 00:16 WIB
Korban Tewas Kebakaran Tambora, Seorang Karyawan yang Terjebak Asap karena Pintu dan Pagar Rumah Digembok

AKURAT JAKARTA - Kebakaran rumah di Tambora, Jakarta Barat pada Kamis 26 September 2024 subuh tadi menelan korban jiwa.

Satu orang tewas dan dua orang lainnya luka dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Tanah Sereal 9, Gang Bebek, RT 01 RW 09, Tanah Sereal, Tambora, Jakbar.

Menurut keterangan pihak Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) korban merupakan seorang karyawan di rumah tersebut.

Baca Juga: 7 Makanan Pengganti Nasi untuk Para Pejuang Diet, Rendah Kalori danKarbo tapi Kaya Nutrisi Penting

Dalam keterangannya, saat itu korban berupaya keluar menyelematkan diri namun rumah dalam kondisi terkunci.

"Ketiga karyawan berusaha keluar, namun pintu rumah terkunci. Pagar rumah juga digembok," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kadis Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan.

Diketahui, dua korban terluka bernama Hasan (28) dan Zaki (19). Sementara korban tewas diidentifikasi bernama Aldi (20).

Baca Juga: GAMPANG! Cara Daftar Barcode Pertamina Lewat Aplikasi MyPertamina, Lengkap dengan Syarat Dokumen Kendaraan Pribadi

Hasan dan Zaki bertahan di bawah. Sedangkan Aldi diduga tewas akibat kekurangan oksigen saat munculnya asap hitam pekat ketika terjadinya kebakaran.

"Yang 2 orang karyawan atas nama Hasan dan Zaki bertahan di bawah masih berupaya ke luar rumah," katanya.

"Korban atas nama Aldi naik lagi ke atas karena di atas lantai 2 asap hitam tebal. Korban Aldi menutup mukanya dengan bantal, posisi tengkurap. Dan diperkirakan meninggal karena kekurangan oksigen," katanya.

Baca Juga: Berawal Dari Rasa Nyaman,Oknum Guru Mesum Dengan Murid Rupanya Sudah Dilakukan Berkali-kali

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis 26 September 2024 sekitar pukul 04.45 WIB.

Operasi pemadaman kebakaran dimulai pukul 04.52 WIB. Total ada 8 unit mobil damkar dan 40 personel yang dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 05.38 WIB.

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada mesin cetak (printing). Warga yang mengetahui peristiwa tersebut lalu melapor ke damkar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.