Jakarta

Bulog Tangerang Serap 24.700 Ton Gabah Petani, Bupati Maesyal Beri Apresiasi: Gabah Kering Dihargai Rp 6.500 per Kg

Sastra Yudha | 26 Mei 2025, 15:35 WIB
Bulog Tangerang Serap 24.700 Ton Gabah Petani, Bupati Maesyal Beri Apresiasi: Gabah Kering Dihargai Rp 6.500 per Kg

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi Bulog Tangerang yang telah menyerap gabah petani sebanyak 24.700 ton.

Jumlah tersebut telah mencapai target dalam program penyerapan gabah petani di Kabupaten Tangerang.

Bulog Tangerang telah menyerap gabah petani sebanyak 24.700 ton atau sekitar 88,32% dari total target ke-3 sebesar 28.000 ton.

"Dengan keberhasilan Bulog yang menyerap gabah di petani, akan sebanding dengan peningkatan pendapatan petani di Kabupaten Tangerang," ujar Maesyal, Senin (26/5/2025).

Baca Juga: Gak Perlu Lagi Tunjukkan KTP! KAI Punya Fitur Canggih Face Recognition, Begini Cara Daftarnya

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini juga mengapresiasi Bulog Tangerang karena membeli gabah petani dengan harga yang sesuai.

"Apalagi Bulog menyerap gabah petani dengan harga gabah kering sebesar Rp 6.500/Kg. Diharapkan dengan harga tersebut, petani di Kabupaten Tangerang bisa sejahtera," ujar Bupati.

Bulog juga diharapkan bersenergi dengan penggilingan padi dan kelompok tani atau gabungan kelompok tani (Gapoktan) untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Bulog juga diharapkan berperan aktif dalam pengendalian atau stabilitas penyerap gabah petani di Kabupaten Tangerang.

Diketahui, Perum Bulog Cabang Tangerang mencatat kemajuan signifikan dalam program penyerapan gabah petani tahun 2025 ini.

Hingga saat ini, sebanyak 24.700 ton gabah telah berhasil diserap, atau sekitar 88,32% dari total target ketiga sebesar 28.000 ton.

Baca Juga: Profil Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom: Spesialis Gembong Teroris Kini Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkoba Jenis Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah!

Pemimpin Cabang Bulog Tangerang, Omar Sharif, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang baik antara Bulog, Pemerintah daerah, petani, serta mitra pengadaan di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

"Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras semua unsur yang terlibat. Kami optimis dapat menyelesaikan sisa target dalam waktu dekat guna menjaga ketersediaan pangan di Tangerang dan sekitarnya serta meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Omar Sharif.

Penyerapan gabah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan masih tersisa sekitar 3.200 ton dari target yang ditetapkan, Bulog Cabang Tangerang terus mengintensifkan langkah-langkah percepatan agar seluruh target dapat terpenuhi sesuai jadwal.

Bulog juga memastikan harga pembelian gabah tetap menguntungkan bagi petani. Gabah diserap dengan harga Rp 6.500 per kilogram, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin penghasilan yang layak bagi petani.

Baca Juga: Ini Hasil Drawing Piala Dunia U-17 Tahun 2025 di Qatar, Manajer Timnas Zaki Iskandar Tetap Optimis: Mohon Do’anya!

Kabupaten Tangerang memiliki sebanyak 1.335 Kelompok Tani (Poktan) aktif. Dan terdapat 411 unit Rice Milling Unit (RMU) yang tersebar di beberapa kecamatan.

RMU ini berperan aktif dalam proses penyerapan gabah. "Kami berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, membina, dan mendukung kelembagaan petani agar semakin mandiri, berdaya saing, dan sejahtera," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.