Jakarta

Pemkab Tangerang Luncurkan Program Intan Emas pada Balita, Apa Itu? Investasi untuk Cegah Resiko Kesehatan Sejak Dini

Sastra Yudha | 16 Juni 2025, 17:16 WIB
Pemkab Tangerang Luncurkan Program Intan Emas pada Balita, Apa Itu? Investasi untuk Cegah Resiko Kesehatan Sejak Dini

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan program Intan Emas (Investasi Anak Generasi Emas), pada Senin hari ini 16 Juni 2025.

Apa itu program Intan Emas? yaitu inovasi dalam pencegahan resiko kesehatan yang dilakukan sejak dini bagi balita. Program Intan Emas ini dilaksanakan melalui RSUD Kabupaten Tangerang.

Peluncuran Program Intan Emas dilakukan oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, yang didampingi Wabup Intan Nurul Hikmah, di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (16/6/2025).

Baca Juga: Simak! Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025 di Jakarta Dimulai Hari Ini hingga 10 Juli, Berikut Jadwal dan Ketentuannya

Program ini merupakan strategi investasi jangka panjang yang diinisiasi RSUD Tangerang untuk mendukung tumbuh kembang anak menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan soal pentingnya investasi di sektor kesehatan bagi anak, sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul.

“Intan Emas adalah ikhtiar kita membentuk generasi penerus yang sehat sejak dalam kandungan hingga usia balita. Pemkab Tangerang akan terus memperkuat layanan kesehatan dari RSUD hingga Posyandu,” ujar Bupati.

Bupati Maesyal juga menyampaikan bahwa Pemkab Tangerang telah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp 1,1 triliun atau 23 persen dari total APBD. Jumlah ini melampaui standar nasional sebesar 10 persen.

“Ini bukti komitmen kami terhadap kesehatan masyarakat. Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Bila mereka sehat dan berkualitas, bangsa ini akan kuat dan bersaing secara global,” tambahnya.

Baca Juga: Grealish atau Garnacho? Napoli Hanya Punya Satu Peluru untuk Selamatkan Karier Sang Winger Manchester

Sementara Direktur RSUD Kabupaten Tangerang, dr. Endang Widyastiwi, menekankan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode emas pertumbuhan anak.

Program Intan Emas dihadirkan untuk mendeteksi risiko kesehatan secara dini dan mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor.

“Program ini bukan milik RSUD semata, tapi tanggung jawab bersama. Sinergi lintas OPD dan pemanfaatan data digital jadi kunci keberhasilan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa RSUD kini memiliki Klinik Tumbuh Kembang Anak Level III, sebagai bentuk layanan preventif dan deteksi dini.

Program Intan Emas mengusung empat pilar utama, yakni deteksi dini gangguan tumbuh kembang balita, pemantauan berbasis data digital terintegrasi, peningkatan kapasitas SDM medis dan kader, dan penguatan sistem rujukan berjenjang dan kolaboratif lintas sektor.

Baca Juga: Dukung Pembangunan Giant Sea Wall, Pramono Sebut Pendanaannya Bakal Diambilkan dari Revenue Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang

Acara peluncuran ditutup dengan dialog interaktif bersama Wabup Intan Nurul Hikmah, tenaga kesehatan dan praktisi, termasuk Dewi Yul, serta jajaran OPD, kepala Puskesmas, tenaga medis, dan kader Posyandu dari seluruh Kabupaten Tangerang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.