Jakarta

Rapat Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang, Wabup Intan: Validitas Data Capaian Program P3S Itu Sangat Penting!

Sastra Yudha | 12 September 2025, 08:45 WIB
Rapat Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang, Wabup Intan: Validitas Data Capaian Program P3S Itu Sangat Penting!

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa validitas capaian suatu program itu sangat penting. Karena dengan data yang valid, bisa merumuskan dan menentukan langkah selanjutnya.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat Rapat Penilaian Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (P3S), Gebrak Tegas dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) di Aula Sinergi Bappeda, pada Kamis (11/9/2025).

Dikatakan Wabup Intan, validitas data capaian program diperlukan untuk menentukan langkah-langkah lanjutan yang lebih sesuai dan efektif dalam mengatasi dan menanggulangi stunting di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Pilihan Gunung untuk Pendaki Pemula dengan Jalur Ringan dan Pemandangan Spektakuler

"Sekali lagi saya tegaskan di sini, validitas capaian program itu sangat penting. Karena dengan data yang valid, kita bersama bisa merumuskan dan menentukan langkah selanjutnya yang lebih sesuai dan efektif," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyinggung peran aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang harus terus dikuatkan dan ditingkatkan.

Sebab, lanjutnya, Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (P3S) merupakan program yang melibatkan banyak pihak dan lintas sektor.

"Sinergitas dan kolaborasi semua pihak lintas sektor harus terus dikuatkan dan ditingkatkan, supaya kasus baru Stunting bisa ditekan sekecil mungkin dan penanganannya pun maksimal," imbuhnya.

Wabup Intan menegaskan, penilaian mandiri oleh kecamatan terhadap pelaksanaan program yang berkaitan dengan Stunting, harus dilakukan agar intervensi yang dilakukan nantinya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Sidak ke Sejumlah Pasar Jaya, Francine PSI Temukan Tempat Parkir yang Masih Pakai Bayar Tunai hingga Gate System Buka Tutup Manual

Di antara program yang berkaitan dengan Stunting antara ain: ibu hamil, balita, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), edukasi kepada generasi muda dan pasangan yang mau menikah.

"Selain oleh dinas terkait, penilaian mandiri oleh kecamatan-kecamatan juga harus dilakukan," tegasnya.

Kecamatan, lanjut Wabup Intan, harus punya data yang valid juga tentang pelaksanaan program P3S, Posyandu, PMT, penanganan ibu hamil dan balita yang kurang baik gizinya.

"Tujuannya agar intervensi seperti apa yang bisa kita lakukan nanti itu berjalan efektif dan benar-benar tepat sasaran," ujarnya.

Wabup Intan juga meminta kepada Bappeda, DPPKB, Dinkes dan OPD lainnya bisa lebih meningkatkan gerakan yang nyata dan berkelanjutan.

Khususnya dalam memberikan edukasi, pendampingan dan pelatihan kepada para kader di kecamatan, desa dan kelurahan.

Baca Juga: Prediksi Skor Sevilla vs Elche di La Liga, 13 September 2025: Ujian Konsistensi Los Nervionenses

"Tingkatkan edukasi, pendampingan dan pelatihan kepada para kader PKK agar mereka bisa berinovasi dan berkreasi, seperti bagaimana cara membuat makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang benar-benar bergizi, higienis dan sehat," tandasnya.

Wabup Intan berharap, dengan rapat penilaian tersebut dapat menghasilkan kesamaan presepsi dan merumuskan langkah-langkah perbaikan serta pembenahan dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.